BPH Migas Resmikan SPBU Kompak BBM 1 Harga di Pelosok Nias Barat

Yudistira Imandiar - detikFinance
Rabu, 02 Sep 2020 10:28 WIB
BPH Migas
Foto: BPH Migas
Jakarta -

SPBU Kompak 16.228.026 Desa Sisarahili, Kec. Mandrehe Kabupaten Nias Barat Sumatera Utara, resmi menjadi SPBU program BBM 1 Harga. SPBU Kompak di Nias Barat menjadi SPBU kelima yang diresmikan untuk menjalankan program BBM 1 Harga di tahun 2020.

Peresmian dilakukan oleh Kepala Seksi Pengaturan Pendistribusian BBM BPH Migas Heribertus Joko Kristiadi didampingi Bupati Nias Barat Faduhusi Daely dan Manager Regional Retail Sales MOR 1 PT Pertamina (Persero) Pierre Janitza Wauran, Selasa (1/9/2020).

SPBU Kompak Nias Barat memiliki tempat penyimpanan BBM tangki pendam dengan kapasitas 16 KL Premium dan 16 KL Bio Solar. BBM dipasok dari Supply Point Terminal BBM Gunung Sitoli yang berjarak sekitar 50 km atau membutuhkan waktu 2-2,5 jam perjalanan darat.

"Dengan diresmikannya BBM satu harga tersebut, maka masyarakat yang sebelumnya membeli BBM tingkat pengecer dengan harga tinggi yaitu Premium dengan harga Rp 10.000/liter dan Solar Rp 9.000/liter, kini mereka sudah bisa membeli BBM dengan harga sama dengan yang dijual di kota-kota, yakni premium Rp 6.450/liter, dan solar Rp 5.150/liter," ujar Heribertus dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2020).

Heribertus memaparkan sesuai dengan arahan Presiden Program BBM 1 Harga akan dilanjutkan dengan target pembangunan 330 lembaga penyalur BBM 1 Harga sepanjang 2020-2024. Untuk Tahun 2020 akan dilakukan
pembangunan 83 lembaga penyalur BBM 1 Harga yang tersebar di 20 Provinsi, 70 Kabupaten, 83 Kecamatan. BPH Migas telah memberikan penugasan kepada PT. Pertamina (Persero) untuk melakukan pembangunan penyalur BBM 1 Harga tahun 2020.

Di Provinsi Sumatera Utara dalam kurun waktu 2020-2024, ditargetkan akan dibangun delapan Lembaga Penyalur BBM 1 Harga. Kabupaten Nias Barat yang terdiri dari delapan kecamatan mendapat alokasi untuk pembangunan penyalur BBM 1 Harga 2020-2024 paling banyak, yakni di empat lokasi, antara lain di Kecamatan Mandrehe, Mandrehe Barat, Lolofitu Moi, dan Mandrehe Utara.

BPH Migas telah menetapkan kuota Jenis BBM Tertentu (JBT) untuk Kabupaten Nias Barat Tahun 2020 sebesar 170 KL (minyak tanah) dan 908 KL minyak solar dan Kuota Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) tahun 2020 sebesar 2.626 KL.

"Masih dalam semangat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke 75 dengan mengusung semangat Indonesia Maju, kehadiran lembaga penyalur BBM 1 Harga ini diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat khususnya di Kecamatan Mandrehe dapat memperoleh BBM dengan mudah dan harga yang terjangkau," lanjut Heribertus.

Sementara itu, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely mengaku terharu karena BPH Migas mau datang ke kabupaten terpencil dan peduli dengan Kabupaten Nias Barat.

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi BPH Migas dan Pertamina yang sudah berkoordinasi dan mengawal sampai diresmikannya BBM 1 Harga di Nias Barat, sehingga bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan BBM dengan harga murah atau sama harganya dengan BBM yang dijual di kota-kota seluruh Indonesia," ungkap Faduhusi.

Manager Regional Retail Sales MOR 1 Pierre Janitza Wauran mengatakan PT. Pertamina merasa terhormat mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk membangun 83 Lembaga Penyalur BBM 1 Harga di tahun 2020.

"Kami akan berkomitmen untuk menyuplai BBM 1 Harga di wilayah 3T termasuk wilayah kepulauan yang ada di Kabupaten Nias Barat," ujar Pierre.



Simak Video "Penginapan Nyaman di Gunungsitoli yang Lokasinya Dekat Pantai, Nias"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)