4 Fakta Jatuhnya Harga Minyak Dunia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 08 Sep 2020 19:00 WIB
Ilustrasi sektor migas
Foto: Ilustrasi Migas (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Harga minyak dunia terus merosot setelah Arab Saudi melakukan pemangkasan harga bulanan untuk pasokan ke Asia.

Selain pemangkasan harga tersebut, penurunan juga terjadi akibat ketidakpastian atas permintaan China yang terus membayangi pemulihan pasar.

Minyak Brent dan WTI Turun

Dikutip dari Reuters minyak mentah Brent dipatok US$ 42 per barel atau turun 66 sen. Lalu minyak WTI turun menjadi US$ 39,18 per barel.

Beri Sentimen Negatif

Broker minyak menyebut kondisi penurunan ini membuat sentimen negatif untuk pasar. Selain itu Arab Saudi sebagai pengekspor minyak terbesar di dunia juga memangkas minyak mentah Arab Light.

Akibat Ketidakpastian China

China sebagai negara pengimpor minyak terbesar di dunia turut menyebabkan bergejolaknya harga minyak. Ketidakpastian ekonomi China dan hubungan dengan AS dan Eropa turut mempengaruhi harga dan pasokan minyak di wilayah tersebut.

Ada Tanda Pemulihan

Analis Rystad Energy Paola Rodriguez-Masiu menjelaskan penurunan harga minyak ini juga ditafsirkan sebagai pemulihan permintaan minyak di wilayah tersebut.



Simak Video "Harga Minya Dunia Anjlok, Jokowi: Manfaatkan Peluang Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)