Selain Ahok, Siapa Saja Jajaran Komisaris Pertamina?

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 12:12 WIB
Basuki Tjahaja Purnama Jadi Bos BUMN
Foto: Basuki Tjahaja Purnama Jadi Bos BUMN (Tim infografis: Fuad Hasim/Ilustrator: Fauzan Kamil)
Jakarta -

Direksi PT Pertamina (Persero) mendapatkan kritikan dari Komisaris Utamanya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok menyebut ada lobi-lobi menteri untuk mengisi posisi pengurus perusahaan.

Dari video yang diunggah di akun Youtube POIN Ahok menyebut jika komisaris rata-rata titipan.

"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," katanya, dikutip Rabu (16/9/2020).

Ahok pun memiliki cara untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya ialah lelang terbuka.

"Saya potong jalur birokrasi, Pertamina itu dulu naik pangkat mesti pakai kayak pangkat, Pertamina refference level orang mesti kerja sampai SVP bisa 20 tahun ke atas saya potong semua mesti lelang terbuka," terangnya.

Berikut daftar Komisaris Pertamina:

Komisaris Utama - Basuki Tjahaja Purnama

Ahok tanggal 29 Juni 1966. Ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sejak 22 November 2019 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) No.SK-282/MBU/11/2019 tanggal 22 November 2019.

Dia lulus dari jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Trisakti dan mendapatkan gelar Insinyur pada tahun 1989. Basuki menyelesaikan pendidikan magister pada Tahun 1994 dengan gelar Master Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya.

Karir Ahok antara lain Anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode (2004), Bupati Belitung Timur periode (2005), Anggota DPR RI (2009), Wakil Gubernur DKI Jakarta (2012), dan Gubernur DKI Jakarta (2014).

Wakil Komisaris Utama - Budi Gunadi Sadikin

Budi lahir tanggal 6 Mei 1964. Ia ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sejak tanggal 22 November 2019 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS PT Pertamina (Persero) No.SK-282/MBU/11/2019 tanggal 22 November 2019.

Mantan Dirut Mandiri ini meraih gelar sarjana di Bidang Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1988, Sertifikasi sebagai Chartered Financial Consultant (CHFC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute (2004).

Karir Budi Gunadi Sadikin antara Staf Teknologi Informasi di IBM Asia Pasifik, Tokyo, Jepang (1988-1994), General Manager Electronic Banking - Chief GM Jakarta - Chief GM HR PT Bank Bali Tbk (1994-1999), Senior VP Consumer dan Commercial Banking ABN Amro Bank Indonesia & Malaysia (1999-2004), Executive VP Consumer Banking PT Bank Danamon Tbk (2004-2006), Direktur of Micro and Retail Banking PT Bank Mandiri Tbk (2006-2013), Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (2013-2016), Staf Khusus Menteri BUMN (2016-2017), dan Direktur Utama PT Inalum (Persero) sebelum menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina. Beliau menjabat wakil menteri 1 Kementerian BUMN dilantik November 2019.

Lanjut ke halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Ahok Bongkar Aib Pertamina, DPR Bersuara"
[Gambas:Video 20detik]