Pertamina Jawab Rencana Audit Kilang hingga Kritik Utang Ahok

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 17 Sep 2020 13:21 WIB
Kantor Pertamina
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) menanggapi keinginan Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok yang ingin melakukan audit terhadap proyek kilang. Sebab, banyak investor yang tertarik namun didiamkan.

Mengutip Antara, Kamis (17/9/2020), Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan direksi telah melakukan banyak perbaikan dan hal positif melalui eksplorasi aset migas dalam negeri dan luar negeri, peningkatan produksi, pembangunan kilang, maupun inovasi di hilir untuk memastikan BBM dan LPG sampai dan tersalurkan ke seluruh Indonesia.

"Untuk mewujudkan aspirasi pemegang saham, direksi perlu melakukan corporate action dalam rangka pertumbuhan perusahaan dan juga memastikan ketahanan energi nasional," katanya seperti dikutip detikcom.

Fajriyah juga menanggapi kritik Ahok soal utang. Dia menjelaskan, Pertamina membutuhkan pendanaan baik dari dana internal perusahaan maupun eksternal yang dilakukan hati-hati dan profesional untuk mencapai target dan program perusahaan.

Dari sisi rasi debt to EBITDA dan debt to equity , kata dia, tetap dijaga dan tetap diupayakan dalam kontrol yang wajar sebagai perusahaan yang sehat.

"Aspek keuangan ini juga di monitor oleh dewan komisaris dan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham. Begitu pula mekanisme yang dilakukan tetap mengacu pada regulasi yang ada," terangnya.

Dia berharap, Pertamina dapat mewujudkan aspirasi pemangku kepentingan dengan tata kelola yang lebih baik.

"Karena tentu kita semua ingin Pertamina terus tumbuh dan menjadi kebanggaan nasional," ujarnya.



Simak Video "Usai Bongkar Borok Pertamina, Ahok Temui Erick Thohir"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/eds)