Kementerian BUMN Tak Terima Pertamina Dibandingkan dengan Petronas, Kenapa?

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2020 13:38 WIB
petronas tower
Foto: Nur I Handayan/d'Traveler
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menilai PT Pertamina (Persero) tidak dapat dibandingkan dengan perusahaan minyak dan gas asal Malaysia, Petronas. Sebab, ada penugasan dari pemerintah yang dibebankan kepada Pertamina.

Asisten Deputi Bidang Keuangan Kementerian BUMN Bin Nahadi menjelaskan, Pertamina harus merogoh kocek untuk mendukung program pemerintah dalam menyediakan BBM satu harga di seluruh wilayah Indonesia.

"Bapak Ibu sekalian bayangkan bagaimana membuat harga di Jayapura sama dengan harga di pulau Jawa. Apa yang dilakukan? mengangkut BBM dengan menggunakan pesawat. Biayanya siapa yang nanggung? Pertamina," kata dia dalam webinar KPPU, Jumat (25/9/2020).

Untuk itu dirinya menilai tidak dapat membandingkan antara Pertamina dan Petronas. Sebab, pemerintah Malaysia tidak memberikan penugasan ke Petronas seperti pemerintah Indonesia memberi penugasan ke Pertamina.

"Nggak mungkin kita membandingkan Pertamina dengan Petronas, kenapa? Pertamina ada penugasan BBM satu harga," ujarnya.

Dirinya juga menilai tidak fair membandingkan aset dan profit BUMN Indonesia dengan BUMN negara lain seperti Temasek dari Singapura misalnya.

"Sekedar memberi gambaran besar saja bagaimana pergerakan total aset, total ekuitas. Sekali lagi kalau kemudian kita menyimpulkan ini asetnya segini nih Rp 8.725 triliun tahun 2019. Kemudian labanya hanya Rp 141 triliun. Kemudian dihitung nggak akan ketemu itu angkanya, nggak akan fair kalau kita mengatakan kita underperform dibanding dengan Temasek," tambahnya.



Simak Video "Valentino Rossi Gabung Petronas?"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ang)