Sempat Muncul Asap di Gedung DPR, Rapat Bos BUMN Tambang Dimulai

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 29 Sep 2020 11:29 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Gedung DPR RI/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Komisi VI DPR RI memanggil sejumlah direktur utama badan usaha milik negara (BUMN) pertambangan. Pemanggilan dilakukan untuk melakukan rapat dengar pendapat mengenai kondisi aktual perusahaan dalam penanganan COVID-19.

Adapun BUMN yang dipanggil adalah PT Inalum, PT Timah, PT Aneka Tambang (Antam), PT Surveyor Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Bukit Asam.

Rapat dibuka oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung. Dimulai sekitar pukul 11.00 WIB di ruang rapat Komisi VI DPR RI.

"Perkenankan kami buka RDP hari Ini dan dibuka untuk umum," kata Martin, Selasa (29/9/2020).

Rapat ini juga akan membahas mengenai program pemuliaan ekonomi nasional setiap BUMN. Selain itu, Komisi VI DPR RI juga akan meminta penjelasan soal profit perusahaan dan operasi perusahaan di tengah COVID-19.

Rapat seharusnya dimulai pukul 10.00 WIB, para Dirut BUMN pun sudah hadir tepat waktu. Hanya saja sempat tertunda karena sempat muncul asap di gedung DPR RI.

Akibatnya, seluruh peserta rapat terpaksa keluar sebentar dan baru masuk kembali sekitar pukul 10.50 WIB.

(ara/ara)