Ini Daftar Produsen Migas Terbesar RI, Pertamina Nomor Berapa?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 23 Okt 2020 19:45 WIB
petral mafia migas
Foto: Andhika Akbarayansyah/Tim Infografis

Sementara, SKK Migas dan Indonesian Petroleum Association (IPA) selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sepakat tetap mendukung upaya percepatan pengadaan barang dan jasa di sektor hulu migas. Hal ini untuk mendukung target produksi minyak dan gas nasional meski di tengah kondisi pandemi COVID-19 dan belum stabilnya harga minyak dan gas (migas) dunia.

Ketua Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA) Carmelita Hartoto menuturkan, pihaknya akan berperan membantu mencari terobosan di tengah kondisi saat ini, khususnya dalam menjaga komitmen kontrak yang telah disepakati dengan pelayaran.

"Peranan KKKS dan SKK Migas sangat strategis dalam menjaga kedaulatan energi, sekaligus menjadi pendorong kegiatan ekonomi nasional. Untuk itu, kami siap berkontribusi dalam mencarikan win win solution atas setiap tantangan dan masalah yang dihadapi saat ini," katanya.

Carmelita menambahkan, tetap dilakukannya percepatan pengadaan hulu migas oleh SKK Migas dan KKKS ini membuat iklim bisnis di sektor pelayaran migas tetap kondusif sampai saat ini. Dengan begitu perusahaan pelayaran migas dapat tetap beroperasi dengan baik dan memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Kami sangat mengapresiasi, meski di tengah pandemi COVID-19 ini, tapi kegiatan hulu migas dan pendistribusiannya menggunakan kapal migas nasional terus berjalan dengan baik. Ini merupakan langkah positif untuk menjaga pasokan migas nasional, sekaligus menjaga kinerja pelayaran migas nasional," terangnya.

Halaman

(acd/fdl)