Pertamina Tuntaskan Enam Titik SPBU BBM Satu Harga di Sumbagsel

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 23:02 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel meresmikan secara serempak tiga lembaga penyalur SPBU BBM Satu Harga. Adapun ketiga SPBU tersebut yaitu SPBU 24.307.178 Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman, SPBU 24.316.179 Kelurahan Terusan Kecamatan Karang Jaya, dan SPBU 25.316.08 Kelurahan Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir.

Dengan peresmian tersebut, Pertamina telah merampungkan enam titik SPBU dari tujuh titik SPBU yang ditargetkan pemerintah di tahun 2020. Hanya tersisa satu titik SPBU di Bengkulu yang masih dalam proses.

"Hari ini kita meresmikan tiga SPBU satu harga, sebelumnya tahun 2018 diresmikan satu SPBU di Kecamatan Lalan. Diharapkan Bupati dapat menjembatani dengan pengusaha untuk berinvestasi di rumah sendiri," ujar Komite BPH Migas Ahmad Rizal, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Ahmad juga mengatakan tiga penyalur resmi lainnya di Sumbagsel yang telah beroperasi, di antaranya berada di Lampung Barat yaitu di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu, dan Kecamatan Air Hitam.

Dalam kesempatan yang sama, Unit Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan mengungkapkan BBM Satu Harga merupakan program Pemerintah untuk mewujudkan keadilan energi di seluruh wilayah Indonesia. Tujuan program ini untuk menerapkan kesetaraan di beberapa wilayah di Indonesia terutama di pelosok.

"Setelah penerapan kebijakan satu harga, semua daerah terpencil bisa menikmati harga yang sama dengan harga yang selama ini diterapkan di SPBU di perkotaan," ungkap Umar.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Dodi Reza mengatakan dengan diresmikannya SPBU BBM Satu Harga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dan memaksimalkan potensi UMKM lokal.

"Jarak antara Sekayu ke Musi Rawas adalah 140 KM, dan itu berupa jarak antar jalan utama, tentunya ke pedalaman akan lebih jauh lagi. Babat Toman dipilih karena berada di tengah keduanya," ujar Dodi.

BBM satu harga juga memiliki efek domino yang menyentuh hampir keseluruh sendi kehidupan masyarakat di berbagai sektor, antara lain sektor perhubungan baik darat maupun laut, pertanian, perikanan, produksi, pendidikan, perdagangan, hingga kesehatan.

Dengan terjangkaunya harga BBM tanpa adanya perbedaan signifikan, diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung membutuhkan energi. Misalnya untuk akomodasi para petani memasarkan hasil produknya, mobilitas IRT yang menggunakan kendaraan bermotor, dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, peresmian lembaga penyalur BBM Satu Harga turut dihadiri oleh Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex, Plt Bupati Muratara yang diwakili oleh Kabag SDA Drs. H. Novhendy S, Komite BPH Migas Dr. Ir. H. Ahmad Rizal. Turut hadir pula perwakilan Pertamina yaitu Sales Area Manager Sumsel-Babel Sadli Ario Priambodo, Sales Branch Rayon I Sumsel Babel Bondan Tri Wibowo, dan Sales Branch Manager Rayon IV Sumsel Babel Adamilyara Aqil A.

(ega/hns)