Lagi Pandemi, SKK Migas Kumpulkan Ribuan Investor via Virtual

Achmad Dwi Afriyadi, Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2020 17:05 WIB
Ilustrasi sektor migas
Foto: Ilustrasi Migas (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

SKK Migas akan menggelar 2020 International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas pada 2 hingga 4 Desember 2020. Acara yang digelar secara virtual ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) hingga calon investor.

Kepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas Luky Yusgiantoro mengatakan, gelaran internasional ini sebagai bagian untuk mengejar target produksi minyak 1 juta barel per hari (bopd) dan 12 bscfd di 2030.

"Ada tujuan tertentu yaitu 2030 kita memiliki target yang lumayan agresif. Harapan kita mencapai produksi migas kita 1 juta bopd dan 12 bscfd," katanya dalam teleconference, Rabu (3/11/2020).

Dia mengatakan, salah satu tujuan dari gelaran ini ialah menarik investor. Terlebih, kondisi sektor hulu migas yang sangat kompetitif.

"Kita ingin menarik investasi dengan cara mengidentifikasi kebijakan dan strategi di industri hulu migas. Tentunya dengan kondisi dunia saat ini di sektor hulu migas yang sangat kompetitif," ujarnya.

Kemudian, meningkatkan kolaborasi yakni berupa identifikasi tantangan dan membuat inisiatif untuk mendorong kolaborasi antara investor dan pemangku kepentingan.

Adapun acara ini di antaranya diisi sejumlah pembicara, diskusi panel, CEO forum, hingga peluncuran stimulus. Acara ini ditargetkan akan dihadiri oleh 5.000 peserta.

"Ekspektasinya adalah 5.000, ini bisa lebih 5.000. Lima ribu mungkin angka sedikit pesimis dan partisipan tidak hanya dari domestik tapi juga dari luar negeri, dan juga dari berbagai macam sektor, tidak hanya perusahaan oil and gas tapi juga calon investor, national profession association, kami juga mengundang mahasiswa-mahasiswi," ujarnya.

(acd/eds)