Ford Rogoh Rp 1,4 T buat Produksi Minibus Listrik

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2020 16:32 WIB
Ford GT 2020
Foto: Ford
Jakarta -

Ford Motor Co makin agresif memproduksi kendaraan listrik. Kali ini, Ford berencana menginvestasikan US$ 100 juta setara Rp 1,4 triliun (kurs Rp 14.000/US$) untuk memproduksi mobil van Transit atau minibus listrik. Dana investasi tadi akan digelontorkan kepada sebuah pabrik di Missouri, AS.

Investasi ini merupakan bagian dari total investasi Ford lebih dari US$ 11,5 miliar untuk beralih ke kendaraan listrik secara penuh pada 2022 mendatang. Dana US$ 3,2 miliar di antaranya sengaja disisihkan untuk beberapa kendaraan listrik baru seperti van Transit dan pickup F-150 menjadi pikap listrik.

"Kami menggunakan kendaraan paling ikonik kami dan menggunakan teknologi listrik sepenuhnya untuk memberikan kinerja, produktivitas, dan kemampuan yang lebih baik lagi bagi pelanggan," ujat Presiden Ford Kumar Galhotra dikutip dari CNBC, Kamis (12/11/2020).

"Kami sedang membangun jejak manufaktur di Amerika Utara untuk mendukung pertumbuhan ini. Ini baru babak pertama dengan lebih banyak kendaraan listrik baru dan lebih banyak investasi yang akan datang," sambungnya.

Van atau minibus listrik itu akan mulai dijual pada akhir 2021 mendatang, diikuti oleh pickup F-150 listrik pada pertengahan 2022. Sedangkan, sebuah crossover listrik baru bernama Ford Mustang Mach-E diharapkan bisa mulai dijual bulan depan.

Minibus listrik itu akan diproduksi di Ford Kansas City Assembly Plant, Mustang Mach-E sedang dirakit di sebuah pabrik di Cuautitlan, Meksiko sedangkan pickup F-150 listrik akan diproduksi di Pusat Kendaraan Listrik Rouge di Dearborn, Michigan.

Perusahaan ini juga telah menginvestasikan US$ 1,35 miliar dananya untuk mengubah Kompleks Perakitan Oakville di Ontario, Kanada mulai tahun 2024 untuk memasukkan kendaraan baterai-listrik generasi berikutnya.

(dna/dna)