Kementerian ESDM Jawab Kabar Premium Mau Dihapus, Apa Katanya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2020 07:45 WIB
Kantor Kementerian ESDM
Foto: detikcom
Jakarta -

Wacana penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium kembali bergulir. Wacana ini sebenarnya sempat berhembus di era Menteri ESDM Sudirman Said, tapi tak kunjung terealisasi.

Kali ini, rencana penghapusan Premium dilontarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghapusan Premium akan dilakukan di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) pada 1 Januari 2021 dan disusul wilayah-wilayah lain.

Meski begitu, regulator di sektor energi yakni Kementerian ESDM belum banyak bersuara terkait wacana tersebut. Saat dikonfirmasi awak media, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji irit bicara.

"Kalau itu terus terang aja, yang detil-detil, yang tadi aja, yang dengan DPR aja," katanya usai rapat dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Kembali, saat ditanya apakah ada rencana penghapusan Premium,Tutuka belum bisa menjawab. Ia hanya bisa bicara yang sifatnya umum.

"Nanti aja, saya yang makro dulu sekarang," ujarnya.

Alasan Premium mau dihapus di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Premium Bakal Dihapus, Ini Tanggapan Warga"
[Gambas:Video 20detik]