ADVERTISEMENT

Progres Pasokan BBM & Elpiji di Jateng Jelang Natal & Tahun Baru

Angling Adhitya Purbaya - detikFinance
Selasa, 15 Des 2020 13:23 WIB
Pertashop
Ilustrasi/Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Pertamina MOR IV wilayah Jateng & DIY bersiap menghadapi tahun baru dengan mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan juga gas saat liburan. Peningkatan konsumsi paling diantisipasi berada di Rest Area Tol Semarang-Ungaran KM 429.

Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Jawa Bagian Tengah, Arya Yusa Dwicandra menjelaskan peningkatan konsumsi konsumsi BBM termasuk avtur pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini memang tidak setinggi masa sebelum pandemi.

"Pertamina tetap mengaktifkan Satgas Natal dan Tahun Baru yang telah dimulai semenjak tanggal 7 Desember 2020 kemarin dan akan berakhir pada tanggal 11 Januari 2021. Naiknya di mana satgas masih di bawah normal sebelum pandemi," kata Arya dalam jumpa pers virtual lewat zoom, Selasa (15/12/2020).

Ia menjelaskan, dibandingkan rata-rata harian selama pandemi COVID-19 yang berada di angka 11.751 KL maka prediksi BBM jenis gasoline natal dan tahun baru 2021 naik sebesar 8% yaitu 12.673 KL. Sedangkan BBM jenis Gasoil, Pertamina Jawa Bagian Tengah memprediksi akan terjadi penurunan sebesar 11% yaitu dari 5.700 KL menjadi 5.100 KL per hari.

Sementara itu untuk produk LPG diperkirakan sama dengan masa Nataru di tahun sebelumnya yaitu ada peningkatan sebesar 10% untuk Elpiji jenis PSO atau subsidi (3kg) dan 11% untuk LPG Non Subsidi atau Non PSO.

"Peningkatan tertinggi Elpiji kami prediksi akan terjadi di tanggal 22 Desember 2020 jelang Hari Raya Natal dan 29 Desember 2020 jelang tahun baru. Namun, tentunya kami mengimbau kepada konsumen agar menyiapkan stok Elpiji di beberapa hari sebelum tanggal tersebut sebagai antisipasi kesediaan stok di pangkalan kami," jelasnya.

Sementara itu Sales Branch Manager Pertamina MOR IV wilayah Kota dan Kabupaten Semarang, Alam Kanda mengatakan meski liburan akhir tahun sudah dibatasi oleh pemerintah, namun antisipasi tetap dilakukan dengan membuka pertashop di 8 titik yaitu di rest area lajur arah Surabaya yaitu di tol Pejagan-Pemalang KM 252 dan KM 275. Kemudian tol Pemalang-Batang KM 338, tol Semarang-Solo KM 456, dan tol Salatiga-Kertosono KM 519.

Langsung klik halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT