Jelang Libur Nataru, Pertamina Tambah Pasokan LPG di Serang-Cilegon

Erika Dyah Fitriani - detikFinance
Rabu, 23 Des 2020 11:35 WIB
Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, Pertamina memastikan ketersediaan LPG di wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon.
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, Pertamina memastikan ketersediaan LPG di wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon. Pertamina melakukan penambahan fakultatif terhadap pasokan LPG di wilayah tersebut mencapai 14%, setara dengan tambahan 251.480 tabung LPG Subsidi dan 2% LPG nonsubsidi.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan menjelaskan Pertamina mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG dengan memberi extra dropping pada keseluruhan produk. Di antaranya Bright Gas, Elpiji 12 kg, dan LPG subsidi 3 kg. Pertamina turut mengaktifkan 122 pangkalan siaga untuk memberi pelayanan di hari libur.

"Khusus untuk LPG 3 kg, rata-rata harian konsumsi untuk Serang dan Cilegon adalah 69.800 tabung/hari. Selama periode Desember, kami siapkan 'extra dropping' 251.480 tabung atau setara dengan kenaikan 14%," tambah Eko dalam keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).

Pemantauan kebutuhan LPG terus dilakukan Pertamina pada wilayah tujuan mudik serta lokasi wisata yang sering kali dimanfaatkan oleh usaha mikro untuk mengolah dan menjajakan produk di masa liburan. Hal ini sejalan dengan Perpres Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG Tabung 3 Kg, LPG 3 Kg bersubsidi diperuntukkan hanya bagi rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro.

"Usaha mikro adalah usaha dengan aset maksimal 50 juta dan omset maksimal 300 juta per tahun," jelas Eko.

Bagi masyarakat dari kalangan mampu, usaha kecil dan menengah ke atas, lanjutnya, Pertamina menyediakan tabung Bright Gas yang saat ini tersedia dalam kemasan 5,5 kg dan 12 kg. Bright Gas, dilengkapi segel hologram yang berfungsi untuk menjamin isi tabung dan konsumen bisa mengetahui rusak tidaknya tabung Elpiji. Ditambah dengan safety valve yang berfungsi untuk mengeluarkan tekanan gas secara perlahan bila tekanan dalam tabung terlalu tinggi, serta Bright Gas dilengkapi dengan QR Code yang dapat dipindai oleh aplikasi QR Code smartphone untuk mendapatkan informasi lokasi pengisian.

Eko juga menambahkan, dukungan penuh dari masyarakat, untuk mengawasi peruntukkan LPG 3 kg untuk rakyat miskin dan usaha mikro, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM no 26 Tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG sangat diperlukan. Apabila terdapat informasi terkait pangkalan dan agen, Pertamina menyediakan layanan contact center pertamina 135 atau melalui email pcc@pertamina.com.

(akn/hns)