Bos Chevron Dapat Posisi Baru, Janji Muluskan Transisi Blok Rokan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 18 Jan 2021 21:35 WIB
Chevron Pangkas Jumlah karyawan
Foto: Dok. PT Chevron Pacific Indonesia (CPI): Albert Simanjuntak diangkat menjadi Managing Director ChevronIndoAsia Business Unit
Jakarta -

ChevronIndoAsia Business Unit (IBU) menunjuk Albert Simanjuntak sebagai Managing Director (MD). Ia akan efektif mulai 1 Februari 2021.

Albert menggantikan Kevin Lyon yang akan menjabat sebagai General Director Tengizchevroil di Kazakhstan. Saat ini, Albert merupakan Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

Kevin Lyon mengungkapkan pengangkatan Albert Simanjuntak menjadi Managing Director merupakan pengakuan atas apa yang telah ia lakukan tidak kepada Chevron, tetapi juga untuk Indonesia.

"Pendekatan kolaboratif Pak Albert merupakan kekuatan pendorong di belakang Rokan Heads of Agreement yang baru-baru ini ditandatangani, yang mana akan memastikan Rokan terus berkontribusi pada target produksi dan pendapatan negara di tahun-tahun mendatang," ujar Kevin dalam keterangan tertulis, Senin (18/1/2021).

Sementara, Albert Simanjuntak mengatakan, posisi itu merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya. Ia menuturkan akan melaksanakan transisi Blok Rokan dengan sukses dan lancar.

"Ini merupakan amanah dan kehormatan bagi saya yang telah dipercaya oleh perusahaan untuk menjabat posisi kepemimpinan ini. Saya akan terus mengutamakan penjagaan keselamatan dan keandalan operasi perusahaan, serta melaksanakan transisi dan serah terima Blok Rokan dengan sukses dan lancar," kata Albert.

Albert Simanjuntak bergabung dengan Chevron pada tahun 1987. Ia telah menduduki sejumlah posisi penting seperti Senior Vice President of Policy, Government & Public Affairs Chevron IBU pada tahun 2013, General Manager Category & Supply Management di Houston pada tahun 2007 hingga 2010.

Sebagai tambahan, PT CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT. CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas.

(acd/hns)