Daftar 5 Perusahaan Raksasa Batu Bara di Kalsel

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 20 Jan 2021 09:56 WIB
Harga batu bara belum beranjak jauh dari level terendahnya. Selasa (3/11) harga batubara kontrak pengiriman Desember 2015 di ICE Futures Exchange bergerak flat dibanding sehari sebelumnya di US$ 53,15 per metrik ton. Rachman Haryanto/detikcom.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto

3. Banua Persada

PT Bangun Banua Kalimantan Selatan merupakan perusahaan milik pemerintah daerah Kalsel. Sebelumnya, Bangun Banua pernah berdiri dengan nama Perusahaan Daerah (PD) Bangun Banua Kalimantan Selatan.

PT Bangun Banua Kalimantan Selatan memiliki anak usaha yakni PT Bangun Banua Persada Kalimantan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. Sama dengan raksasa batu bara di Kalsel lainnya, Banua Persada juga mengantongi PKP2B.

Berdasarkan informasi di situs resmi perusahaan, lokasi tambangnya terletak di Desa Telaga Bardan Desa Rampah, Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar serta Desa Hatungun, Desa Tarungin dan Desa Asam Rendah, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin.

4. Jhonlin Group

Jhonlin Group adalah salah satu pemain batu bara terbesar di Kalsel melalui anak usahanya PT Jhonlin Baritama. Perusahaan itu dimiliki oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Perusahaan itu beroperasi di Kecamatan Simpang Empat Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel. Berdasarkan catatan detikcom, volume produksi PT Jhonlin Baritama ialah 400 ribu ton batu bara per bulan, dengan perkiraan omzet Rp 40 miliar per bulan.

5. Hasnur Group

Hasnur Group juga merupakan penambang batu bara terbesar di Kalsel. Perusahaan itu didirikan oleh pengusaha asli Kalimantan yaitu H. Abdussamad Sulaiman HB pada tahun 1966 dengan nama CV Sari Bungas.

Berdasarkan informasi dari situs resmi perusahaan, awalnya perusahaan hanya bergerak di bidang angkutan sungai untuk mengangkut batang-batang kayu gelondongan mengikuti arus sungai Barito menuju Kalsel. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1968 nama perusahan diganti menjadi CV Hasnur.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan usaha Hasnur Group bertambah dari angkutan sungai, kemudian galangan kapal, sektor kehutanan yang terus tumbuh dan berkembang ke sektor pertambangan batu bara, jalan dan terminal khusus batubara, pelayaran, bijih besi, agribisnis, klub sepakbola, pendidikan, media massa, percetakan dan sekolah olahraga.


(ara/ara)