Pembangunan Fisik RDMP Kilang Balikpapan Capai 27,99%

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Rabu, 27 Jan 2021 13:51 WIB
Pertamina
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Pembangunan fisik proyek Refinery Master Development Program (RDMP) Kilang Balikpapan baru mencapai 27,99%. Proyek ini disebut untuk meningkatkan kapasitas kilang dan kualitas produk sehingga mendorong program pemulihan ekonomi.

"Proyek berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat, di samping juga turut mendorong program pemulihan ekonomi karena menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja saat ini," ujar Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Ifki Sukarya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/1/2021).

Ifki menjelaskan RDMP Kilang Balikpapan akan meningkatkan kapasitas produksi Kilang RU V Balikpapan dari 260 kpbd menjadi 360 kpbd dan menghasilkan produk-produk berkualitas yang memenuhi standar Euro V.

Produk standar Euro V memiliki keunggulan yang utama yaitu lebih ramah lingkungan dengan bahan bakar minyak yang lebih berkualitas dengan tingkat konsumsi yang lebih hemat. Hal ini jelas akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas karena mendorong kondisi lingkungan yang lebih positif untuk kualitas udara dan lingkungan hidup di Indonesia.

"Kilang Pertamina Internasional berkomitmen untuk menyelesaikan pencapaian Proyek Strategis Nasional dengan memperhatikan kebutuhan Energi Nasional akan produk ramah lingkungan," jelasnya.

Ifki memastikan investasi di proyek strategis yang dijalankan Pertamina pada seluruh lini bisnis tetap berjalan. Hal ini dilakukan untuk masa depan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Meskipun saat ini Pertamina diterpa triple shock akibat pandemi COVID-19, lanjut Ifki, Pertamina tetap berkomitmen untuk menjalankan proyek strategis yang bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan produksi migas serta produk energi nasional pada beberapa tahun ke depan.

Sebagai upaya mewujudkan ketahanan energi nasional di masa mendatang, Pertamina melalui Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) berkomitmen melaksanakan upgrading kilang-kilang di Indonesia yang dinamakan RDMP. Sepanjang tahun 2020, PT KPI telah menyatukan energi sumber daya yang ada untuk menjalankan proyek-proyek strategis nasional yang terdiri dari RDMP Balikpapan, RDMP Cilacap & Biorefinery, RDMP Balongan Phase 1, 2, dan 3, RDMP Plaju & Green Refinery (Biorefinery).

Ifki menyampaikan salah satu proyek strategis nasional yang berdampak besar adalah proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-lawe yang merupakan salah satu proyek terbesar Pertamina dengan nilai mencapai US$ 6,5 miliar.

"Pengerjaan proyek Pertamina memberikan multiplier effects untuk kehidupan masyarakat, terutama terkait dengan penyerapan tenaga kerja dengan estimasi di angka 15.000 pekerja pada saat puncak fase konstruksi dan 600 hingga 800 pekerja ketika sudah beroperasi serta target penyerapan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) adalah 35%," pungkasnya.

(akn/hns)