BP Lego 20% Saham Ladang Gas Oman ke Thailand Rp 36 T

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 01 Feb 2021 22:36 WIB
Pipa gas bumi
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Perusahaan migas Inggris BP Plc setuju menjual 20% saham di Ladang gas Oman's Block 61 kepada perusahaan energi milik Thailand, PTT Exploration and Production senilai US$ 2,6 miliar. Angka itu setara Rp 36,5 triliun (kurs Rp 14.072/US$).

BP tetap melanjutkan sebagai operator ladang gas tersebut di Timur Tengah dengan kepemilikan 40%. Kesepakatan itu merupakan bagian dari rencana BP untuk menjual aset senilai US$ 25 miliar pada tahun 2025 untuk mengurangi utang dan mempersiapkan peralihannya ke energi terbarukan.

"Kami berkomitmen pada bisnis BP di Oman - perjanjian ini memungkinkan kami untuk tetap menjadi inti dari pengembangan kelas dunia ini sambil juga membuat kemajuan penting dalam program divestasi global kami," kata Kepala Eksekutif BP Bernard Looney dilansir dari Reuters, Senin (1/2/2021).

PTTEP mengatakan pembelian tersebut sesuai dengan strateginya untuk fokus di daerah produktif di Timur Tengah dan bermitra dengan perusahaan minyak dan gas besar.

"Investasi ini akan sesuai dengan strategi kami untuk meningkatkan portofolio gas, untuk meminimalkan dampak dari fluktuasi harga minyak dan untuk menjelajah ke dalam strategi rantai nilai LNG," kata PTTEP dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan minyak dan gas Thailand itu mengatakan akan mendanai pembelian menggunakan uang tunai yang ada.

Block 61 dikatakan BP sudah memiliki dua fase pengembangan, yaitu proyek gas ketat Khazzan yang merupakan salah satu proyek hulu terbesar di negara Teluk kecil, dan proyek Ghazeer yang mulai berproduksi pada Oktober.

Mitra lain di blok tersebut adalah Makarim Gas Development Llc dengan 30% saham dan unit perusahaan energi negara Malaysia Petronas, Oman Ventures dengan 10% hak partisipasi.

(toy/hns)