Terdampak Banjir, Ini Wilayah Jabodetabek yang Listriknya Masih Padam

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 21 Feb 2021 16:05 WIB
Seorang anak menjemur baju di atap rumahnya yang tergenang banjir di Jalan Ngurah Rai, Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2020). Kota Putussibau masih terendam banjir dan mengalami pemadaman listrik serta jaringan telekomunikasi sejak Minggu (13/9/2020). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/foc.
Foto: ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG
Jakarta -

PT PLN (Persero) mencatat, hingga Minggu (22/2/2021) pukul 11.00 WIB sebanyak 387 gardu atau 77% gardu yang terdampak banjir telah menyala kembali. Angka tersebut bertambah 192 gardu sejak Sabtu malam (21/2).

Meski demikian, dari sisi gardu yang terdampak mengalami kenaikan dari sebelumnya 454 gardu pada Sabtu malam menjadi 500 gardu pada hari Minggu.

PLN menyatakan akan mengupayakan keselamatan dalam pemulihan lisrik. PLN akan menonaktifkan listrik apabila rumah warga terendam, jaringan lisrik PLN terendam, atau keduanya.

"Petugas kami terus siaga memantau lokasi terdampak banjir. Bagi gardu yang daerah aliran listriknya sudah tidak ada genangan tentu langsung kita periksa dan bersihkan. Jika sudah dinyatakan aman oleh kedua belah pihak baru akan kita aktifkan kembali aliran listriknya," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B Pangaribuan dalam keterangannya, Minggu (22/2/2021).

Berikut wilayah di Jabodetabek yang masih terdampak banjir:

Jakarta Timur : Cipinang, Pinang Ranti, Kampung Makasar, Cipayung, Kampung Rambutan dan sekitarnya.

Jakarta Selatan : Fatmawati, Kemang, Pejaten, Warung Buncit, Kalibata, Petukangan, Pondok Kacang, Kuningan dan sekitarnya.

Jakarta Pusat : Karet Tengsing dan sekitarnya.

Jakarta Barat : Green Garden, Kedoya, Kembangan, Puri Indah dan sekitarnya.

Bekasi : Bintara, Jatiasih, Kalimalang, Pondok Gede, Jatibening dan sekitarnya.

Tangerang : Ciledug dan sekitarnya.

PLN akan melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik. Serta, kedua belah pihak yaitu PLN dan tokoh masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.



Simak Video "Puncak Bogor Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Bendung Katulampa Siaga 3"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)