Investasi Jumbo Pertamina Capai Rp 1.314 T, Ini Sumber Dananya

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 07:45 WIB
Kantor Pertamina
Foto: Danang Sugianto/detikFinance

Emma menjelaskan Pertamina tidak menggunakan dana milik perusahaan sepenuh. Bahkan perusahaan migas milik negara itu mengharapkan dapat menghimpun dana dari Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA), atau dikenal sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF).

"Kita akan mengharapkan dari sisi capital financing apakah itu dari commercial bank, apakah dari multilateral, kemudian dari SWF dan juga tentunya dari SMI, dan juga other financier yang lain," jelasnya.

Setidaknya dari kebutuhan belanja US$ 92 miliar, Pertamina akan menggunakan sumber keuangan internal sekitar 38%. Sisanya yang kurang lebih 62% akan mengandalkan pendanaan dari luar.

"Kita sangat terbuka dan ke depan Pertamina sangat open terhadap private investment. Kita akan structure-kan dan kita akan lebih mengoptimalkan untuk strategic partnership, baik partnership dengan financial investor, ataupun dengan strategic investor yang bringing teknologi atau knowledge, ataupun teknikal kapabilitas," tambah Emma.

Investasi oleh BUMN diharapkan mampu mendukung pemulihan ekonomi nasional yang kini tertekan imbas pandemi virus Corona (COVID-19).

"Kita berharap bahwa kegiatan ini tentunya akan mendorong dan juga men-jump start kegiatan ekonomi di Indonesia sehingga dengan adanya investasi yang cukup besar tersebut diharapkan ekonomi akan segera bergerak," Pahala menambahkan.

Halaman

(toy/eds)