3 Fakta Holding Baterai Kendaraan Listrik RI Segera Terbentuk

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 08:15 WIB
BUMN di Proyek Baterai Mobil Listrik
Foto: BUMN di Proyek Baterai Mobil Listrik (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Rencana pemerintah untuk mengembangkan industri baterai kendaraan listrik segera terwujud. Sebab, holding baterai kendaraan listrik akan terbentuk dalam waktu dekat. Simak faktanya:

1. Terbentuk 1-2 Bulan Lagi

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, holding baterai kendaraan listrik terbentuk dalam waktu dekat.

"Prosesnya saat ini mungkin nggak akan lama EV baterai holding ini akan jalan, akan jadi, nggak lama lah sebulan dua bulan selesai ini. Mudah-mudahan ya kalau sesuai target," katanya dalam acara bertajuk Prospek Pembentukan Holding Baterai, Kamis (4/3/2021).

Sementara, Ketua Tim Kerja Percepatan Pengembangan EV Baterry Agus Tjahajana mengatakan, holding ini ditargetkan paling lambat Juni. Tapi, ia yakin bisa lebih cepat melihat progres saat ini.

"Target dari Pak Wamen paling tidak Juni ini sudah lahir. Itu paling telat. Tapi kalau lihat dari progresnya bisa lebih cepat," ujarnya.

2. 4 BUMN Terlibat

Holding ini melibatkan sejumlah perusahaan pelat merah yakni MIND ID atau PT Inalum (Persero), PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang Tbk. Dengan adanya holding ini, maka akan lahir perusahaan yang mengelola baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

"Ini akan menjadi sebuah perusahaan yang menghasilkan EV baterai tadi dan akan menguasai dari hulu ke hilir," ujar Arya.

3. Sudah Kantongi Nama

Pada holding ini akan dibentuk sebuah perusahaan baru. Nantinya, perusahaan pelat merah punya masing-masing kepemilikan saham.

"Akan dibentuk satu perusahaan di mana masing-masing punya shareholder Antam, MIND ID, Pertamina, PLN," kata Arya.

Agus Tjahajana mengatakan, nama untuk perusahaan tersebut sudah ada. Meski, perusahaan belum resmi terbentuk.

"Namanya sudah ada kebetulan, walaupun belum lahir, walaupun belum ada akta, namanya IBI, Industri Baterai Indonesia," ujarnya.

"Ini adalah holding empat perusahaan, kita akan share seperempat, seperempat, seperempat," ujarnya.

Tonton video 'Erick Thohir Minta 3 BUMN Bikin Baterai Mobil Listrik tahun 2023':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)