Viral Tuas Nozzle SPBU Diminta Tak Ditarik saat Isi BBM, Apa Pengaruhnya?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 08 Mar 2021 16:25 WIB
Pertamax Turun Harga

Pengedara mengisi Bahan Bakar Minyak kerndaraan mereka di SPBU CIkini, Jakarta, Minggu (10/2/2019).  PT Pertamina (Persero) secara resmi menurunkan harga BBM jenis Pertamax dari Rp10.200 menjadi Rp9.950 per liter pada Sabtu (9/2) kemarin. Grandyos Zafna/detikcom
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Sebuah video di media sosial ramai diperbincangkan terkait pengisian BBM di SPBU. Dalam video yang beredar tampak seorang wanita merekam petugas SPBU yang sedang mengisi BBM ke mobil.

Petugas SPBU yang mengenakan pakaian putih-hitam melayani sang wanita yang membeli BBM jenis Pertalite. Sang wanita meminta petugas tidak menekan tuas nozzle Pertalite saat mengisi BBM ke mobil.

"Pokoknya kamu nyelangnya (mengisi) jangan digas, dilepas wae gasnya," tutur wanita dalam video tersebut.

Petugas SPBU kemudian melayani pengisian Pertalite ke mobil sambil menunjukkan meteran yang dimulai dari angka nol. Lokasi SPBU berdasarkan penuturan wanita dalam video itu berada di Mulyoharjo, namun tak diketahui pasti lokasinya.

Apa pengaruhnya jika tuas nozzle SPBU ditarik saat mengisi BBM?

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Putut Andriatno mengatakan hal tersebut akan mempengaruhi kecepatan dalam pengisian BBM. Namun volume BBM yang disalurkan ke mobil tidak berubah.

"Secara speed berpengaruh, tetapi secara volume tidak berpengaruh," katanya saat dikonfirmasi detikcom, Senin (8/3/2021).

Artinya, penekanan tuas nozzle saat pengisian BBM bertujuan untuk mempercepat penyaluran ke mobil pelanggan.

"Untuk mempercepat, biasanya kalau sudah mau penuh dikurangi kecepatannya supaya tidak luber," ujarnya.

Video yang beredar di media sosial tersebut juga menjadi sorotan karena wanita merekam petugas SPBU menggunakan handphone. Padahal di SPBU ada tanda dilarang menggunakan handphone. Penggunaan handphone dilarang selama pengisian BBM.

(ara/ang)