Bakal Ada Impor buat Ganti Stok BBM di Kilang Balongan yang Terbakar?

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 02 Apr 2021 16:29 WIB
Tim emergency Pertamina berhasil memadamkan kebakaran di kilang Balongan, Rabu (31/3). Begini upaya pemadaman kebakaran di kilang milik Pertamina tersebut.
Foto: Pool/Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) dinilai akan mengambil langkah impor untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) lantaran stok yang berada di Kilang Balongan, Jawa Barat ludes terbakar beberapa hari lalu.

Stok BBM yang berada di kilang Balongan ini dimanfaatkan untuk menyuplai bahan bakar di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Pengamat Center for Petroleum and Energy Economics Studies (CPEES), Kurtubi mengatakan langkah impor adalah langkah tambah yang harus diambil oleh Pertamina saat melakukan normalisasi di kawasan Kilang Balongan.

"Manakala normalisasi kilang Balongan yang habis terbakar ini belum bisa beroperasi secepatnya, pasti akan ada langkah tambahan untuk memastikan suplai ke Jakarta ini terpenuhi, tambahan ini ya impor," kata Kurtubi dalam webinar Naras Institute soal Dampak Ekonomi BBM atas Terbakarnya Kilang Balongan, Jumat (2/4/2021).

Kilang Balongan, kata Kurtubi stoknya selama ini untuk memenuhi kebutuhan BBM ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Dalam waktu dekat, masalah pasokan atau stok bisa ditutup dari kilang lain yang dimiliki Pertamina.

"Di refinery Pertamina sejak zaman dulu dengan sistem stok yang terus dipertahankan misalnya 27 harian biasanya, jadi kalau ada trouble karena alasan apapun pasti ada bantuan suplai dari kilang yang ada," ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya menilai adanya dampak bagi Pertamina untuk melakukan impor BBM merupakan bentuk atau upaya tambahan jika Perseroan yang melakukan normalisasi pada kawasan Kilang Balongan yang baru saja terbakar.

"Kalau dampak ekonomi tidak begitu signifikan, apalagi Pertamina sudah menjamin suplai yang tadi," ungkapnya.



Simak Video "Dahsyatnya Kebakaran Kilang Pertamina di Balongan"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)