Kementerian ESDM Sambut Baik Swasta yang Mau Bangun SPKLU

Abu Ubaidillah - detikFinance
Jumat, 09 Apr 2021 14:59 WIB
SPKLU Starvo
Foto: dok. Kementerian ESDM
Jakarta -

Kementerian ESDM menyambut baik masuknya perusahaan swasta dalam percepatan program kendaraan listrik. Seperti dua buah SPKLU percontohan berkapasitas 7 kW dan 11 kW di (Pantai Indah Kapuk) PIK yang dioperasikan PT Starvo Global Energi.

Hal itu disampaikan Koordinator Harga dan Tenaga Listrik Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Ferry Triansyah saat meninjau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) swasta pertama di Indonesia tersebut. Saat ini, Starvo juga sudah memiliki 20 SPKLU yang tersebar di Jakarta dan Tangerang.

"Starvo adalah swasta pertama yang menjalankan SPKLU. Mudah-mudahan hal ini dapat mendorong swasta lain agar dapat meningkatkan infrastruktur SPKLU. Jangan ada kekhawatiran untuk produsen kendaraan listrik. Penjualan kendaraan listrik akan meningkat kalau ada infrastruktur SPKLU," ujar Ferry dalam keterangan tertulis, Jumat (9/4/2021).

Co-founder Starvo, Abdul Rahman Elly menjelaskan Starvo memfokuskan bisnis SPKLU di segmen real estate, seperti perumahan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, perkantoran, kampus, dan lainnya. Di tahun 2021 ini Starvo menargetkan 1.000 lokasi SPKLU di Jawa-Bali dan pada 2025 ditargetkan ada 5.000 SPKLU.

Tenaga Ahli Menteri ESDM, Yurod Saleh yang turut hadir dalam acara itu memberikan apresiasi untuk Starvo atas inisiatifnya masuk dalam bisnis SPKLU. Menurutnya pihaknya bersyukur Starvo sangat peduli dan tanggap terhadap program pemerintah akan elektrifikasi kendaraan.

"Ke depan harus kita laksanakan karena kita tahu bahan bakar migas akan habis. Semoga kendaraan listrik semakin memasyarakat karena Starvo menyediakan charging-nya," kata Yurod.

Starvo juga punya aplikasi yang bisa diunduh di App Store dan Play Store untuk mendukung infrastruktur SPKLU. Aplikasi ini bisa digunakan untuk mengetahui SPKLU mana yang tersedia, berapa Rp/kWh, tipe nosel yang dibutuhkan, tata cara pembayaran melalui e-wallet, dan fitur lainnya yang mempermudah pengguna dalam mengisi daya kendaraan listriknya.

(prf/hns)