Diskon Listrik Dipotong 50%, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 14 Apr 2021 20:02 WIB
Ilustrasi biaya listrik
Foto: Getty Images/iStockphoto/Nikola Nastasic
Jakarta -

Per April 2021 terjadi perubahan skema stimulus listrik bagi pelanggan 450 dan 900VA subsidi. Sebab per April ini, diskon dipangkas 50%. Pelanggan 450VA yang semula menikmati listrik gratis akan mulai dikenakan tarif 50% dari yang seharusnya dibayarkan.

Sedangkan pelanggan 950VA bersubsidi yang sebelumnya menikmati diskon 50%, per bulan ini hanya diberikan potongan 25%. Stimulus dengan skema baru itu berlaku hingga Juni atau selama kuartal II-2021.

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui atas perubahan skema diskon listrik:

1. Jangan Kaget Tagihan Berubah

Atas diskon listrik yang dipangkas 50% per April ini maka akan terjadi perubahan pada rekening tagihan mulai bulan ini.

"Kan ini mulai bayar bulan rekening paling telat tanggal 20, jangan sampai kaget 'kok (bayar) segini'," kata EVP Tarif dan Subsidi PT PLN (Persero) Tohari Hadiat dalam diskusi virtual, Rabu (14/4/2021).

2. PLN Mulai Sosialisasi

PLN mulai melakukan sosialisasi ke rumah-rumah penerima diskon listrik. Diharapkan para penerima stimulus sejak tahun lalu tidak kebingungan jika terjadi perubahan mengenai tagihan listriknya per bulan ini.

"Jadi memang kita langsung fokus ke pelanggan yang mendapatkan diskon ini satu-satu (didatangi) sambil teman-teman baca meter itu bawa surat, misalnya 'bapak-ibu mulai bulan rekening ini tagihannya ke pemerintah diberikan ini namun nilainya jadi 50%'. Itu standar suratnya kami standarkan dari pusat," jelasnya.

3. Belum Ada Rencana Diperpanjang

Saat ditanya mengenai perpanjangan periode diskon listrik, Tohari Hadiat hanya mengatakan bahwa pemerintah melalui PLN baru memperpanjang stimulus untuk periode April-Juni 2021, atau triwulan II. Semula, bantuan tarif listrik memang hanya sampai Maret.

Setelah Juni, belum diketahui diskon akan dilanjutkan atau tidak. Sebagai penerima penugasan dari pemerintah, PLN kata dia siap saja jika ditugaskan untuk perpanjangan diskon listrik.

"Tentu PLN dalam posisi selalu harus dan selalu siap untuk menjalankan penugasan pemerintah. Yang penting didiskusikan seperti apa modelnya dari awal, sehingga kami memiliki persiapan yang cukup untuk menjalankannya sesuai dengan arahan atau penugasan dari pemerintah," tambahnya.

4. Waspada Link Pendaftaran Subsidi

Masyarakat diminta waspada atas munculnya situs web pendaftaran subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA. Salah satu yang terungkap adalah https://tokenpln.shop/index.php?app=PLN&data1ID;=135. Situs tersebut dipastikan hoaks.

Pihak PLN mengimbau pelanggan untuk berhati-hati terhadap informasi terkait cara memperoleh stimulus listrik dan juga subsidi listrik.

"Pelanggan harus berhati-hati terhadap situs-situs web penipuan-penipuan terkait subsidi dan stimulus. Seluruh informasi terkait subsidi dan stimulus dapat dilihat melalui aplikasi PLN Mobile atau melalui Contact Center PLN 123," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR, Agung Murdifi melalui keterangan tertulis.



Simak Video "Hore! Tarif Listrik Per Oktober Turun Rp 22,58/kWh"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)