PLN Tebang Pohon-pohon yang Ganggu Jaringan Listrik NTT

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 19 Apr 2021 13:06 WIB
Sejumlah petugas memperbaiki jaringan listrik yang terputus akibat banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/2021). Pemulihan infrastruktur dilakukan untuk kembali menghidupkan perekonomian masyarakat setempat pascabencana alam yang terjadi pada Minggu (4/4) tersebut. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Foto: Antara Foto/Aditya Pradana Putra
Jakarta -

PT PLN (Persero) terus melakukan perbaikan terhadap kondisi kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak badai siklon Seroja. Sejalan dengan itu, PLN juga akan meningkatkan keandalan listrik di wilayah NTT.

Terkait hal tersebut, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda meminta bantuan masyarakat untuk mengikhlaskan pohonnya yang menyentuh jaringan PLN.

"Untuk bisa membantu PLN dalam meningkatkan keandalan suplai listrik di NTT dengan cara mengikhlaskan pohon-pohon yang menyentuh jaringan PLN untuk ditebang," katanya dalam konferensi pers, Senin (19/4/2021).

"Kenapa? Bukan untuk PLN, tapi untuk kepentingan bersama untuk kepentingan umum yang ada di sana sehingga keandalan listrik ke berbagai pelosok yang ada di NTT bisa kita tingkatkan keandalannya," sambungnya.

Dia mengatakan, sering kali listrik PLN 'byarpet' karena sentuhan pohon terhadap jaringan PLN. Supaya tidak menyentuh, ia meminta masyarakat untuk mengikhlaskan pohon yang berada di jaringan listrik.

"Supaya tidak menyentuh jaringan PLN mohon untuk dapat diikhlaskan pada saat PLN izin kepada masyarakat untuk melakukan pemangkasan pohon, itu untuk yang sudah ada," katanya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat agar tidak menanam pohon di bawah jaringan PLN. Sebab, suatu saat pasti akan tumbuh dan menyentuh jaringan listrik tersebut.

(acd/fdl)