PLTU Batang Ditarget Beroperasi Akhir Tahun Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 19 Apr 2021 16:56 WIB
Pembangunan mega proyek PLTU 2x 1000 MW di Kabupaten Batang, Jawa Tengah kini telah mencapai 63%. Oktober 2019, PLTU ini akan dilakukan testing operasional.
Foto: Robby Bernardi
Jakarta -

Progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang di Jawa Tengah telah mencapai 94%. Proyek PLTU tersebut ditargetkan beroperasi pada akhir 2021 atau selambat-lambatnya awal 2022.

"Memang sekarang progresnya sudah sekitar 94% lebih," kata Chief Financial Officer PT Adaro Energy Tbk Lie Luckman dalam bincang virtual dengan wartawan, Senin (19/4/2021).

Dia menjelaskan untuk proyek PLTU sebesar itu banyak sekali yang perlu dikejar dan diperbaiki. Pembangunannya pun terus dikebut agar dapat beroperasi akhir tahun ini.

"Progresnya kita sedang kejar terus. Kita berharap akan bisa operasional nanti di akhir tahun 2021, akhir ya, atau awal 2022. Kira-kira begitu untuk yang proyek Batang," paparnya.

Nantinya Adaro akan memasok batu bara pada PLTU Batang mencapai 7 juta ton per tahun. "Suplai dari Adaro sendiri itu sekitar 5 sampai 7 juta ton per tahun," tambahnya.

Pembangkit tenaga uap berkapasitas 2.000 MW ini dikerjakan oleh BPI yang merupakan badan usaha patungan dari perusahaan asal Jepang Electric Power Development Co, Ltd (J-Power) dan Itochu Corporation, serta anak usaha Adaro Energy yaitu PT Adaro Power.

PLTU Batang memiliki investasi sebesar US$ 4,2 miliar. Proyek ini ditargetkan bisa beroperasi komersial atau COD (commercial operation date) pada tahun depan.

(toy/zlf)