Pemulihan Listrik NTT Lebih Cepat, Bos PLN: Tadinya Diperkirakan 1 Bulan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 21 Apr 2021 13:04 WIB
Sejumlah petugas memperbaiki jaringan listrik yang terputus akibat banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/2021). Pemulihan infrastruktur dilakukan untuk kembali menghidupkan perekonomian masyarakat setempat pascabencana alam yang terjadi pada Minggu (4/4) tersebut. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Foto: Antara Foto/Aditya Pradana Putra
Jakarta -

Pemulihan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca diterjang badai siklon tropis Seroja berlangsung lebih cepat. Mulanya, pemulihan listrik di NTT ditargetkan lebih dari sebulan.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini, dalam teleconference, Rabu (21/4/2021).

"Sebetulnya kalau kita lihat pada saat awal, pada saat musibah ini tadinya kami memperkirakan recovery-nya itu bisa lebih dari 1 bulan tapi kenyataannya, syukur, alhamdulillah bahwa ini bisa hanya dalam waktu 2 minggu kita relatif sudah menyalakan hampir seluruh NTT," katanya.

Pemulihan listrik di NTT sendiri melibatkan 1.316 personil yang juga didatangkan dari berbagai wilayah yakni NTB, Maluku, Sulawesi, Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Lalu, pemulihan listrik ini juga dibantu relawan serta anggota TNI/Polri.

"Sedangkan warga yang membantu kami di berbagai lokasi, praktis tak bisa kami hitung dan catat. Tapi semuanya bahu membahu demi kembalinya listrik di rumah-rumah warga," terang Zulkifli.

Saat ini, dari total 4.002 gardu distribusi yang terdampak badai, sekitar 96,4% atau 3.857 gardu distribusi sudah menyala dan beroperasi normal.

PLN mencatat 616.814 pelanggan di NTT telah kembali menikmati nyala listrik, atau sekitar 97% dari total 635.979 pelanggan PLN yang mengalami pemadaman.

"Kerja dan perjuangan kami belum selesai, masih ada 3,6% gardu di titik-titik tersulit dan medan-medan yang sangat berat yang harus kita pulihkan, masih ada sekitar 3% pelanggan yang gelap gulita yang akan segera kami pulihkan kelistrikannya," katanya.

(acd/fdl)