Harga Pertamax cs Naik Rp 200, Gubernur Edy Telepon Ahok

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikFinance
Kamis, 06 Mei 2021 10:22 WIB
Konsumsi BBM Pertamax Premium VS Pertalite
Foto: Fuad Hasim
Jakarta -

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku pernah menelepon langsung Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama soal naiknya harga BBM di Sumut.

Pria yang akrab disapa Ahok itu ditanyai Edy soal naiknya harga Pertamax cs di Sumut apakah karena Pergub kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang baru saja diteken.

Awalnya Edy menyebut dirinya banyak ditanyai soal harga BBM di Sumut yang naik Rp 200. Harga BBM ini disebut naik karena Peraturan Gubernur (Pergub) tentang kenaikan PBBKB.

Edy awalnya mengaku tidak memahami Pergub yang dimaksud menjadikan Pertamina menaikkan harga BBM di Sumut. Soal Pergub PBBKB yang naik, dia langsung menelpon Ahok untuk mempertanyakan apa benar BBM naik karena Pergub tersebut.

"Ada yang nanya, 'Pak, kenapa Pertamina menaikkan minyak karena Pergub-nya Bapak?' 'Pergub yang mana,' saya bilang," kata Edy.

"Saya telepon Ahok. Ahok saya telepon karena dia Komisaris Utama. 'Ahok, kenapa kalian naikkan BBM karena Pergub-ku?'" kata Edy.

Ahok, kata Edy, memastikan harga BBM naik bukan karena Pergub naiknya PBBKB. Sayangnya Edy tak menjelaskan detil apa yang diungkapkan Ahok soal pemicu naiknya harga BBM di Sumut.

"Nggak itu, Bang," kata Edy menirukan ucapan Ahok.

Setelahnya, Edy mengatakan banyak warga yang melakukan demo di DPRD Sumut soal naiknya harga BBM. Edy menilai yang melakukan demo itu tidak memahami persoalan Pergub yang dia keluarkan.

"Besoknya DPR ramai (demo tolak kenaikan BBM). Ya ampun, berarti nggak sama frekuensi kita," tuturnya.

Lanjut ke halaman berikutnya

Tonton juga Video: Dear Pertamina, Mulan Jameela Usul Harga Pertamax Setara Premium

[Gambas:Video 20detik]