Selamat Tinggal SPBU Total.....

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 07 Mei 2021 07:30 WIB
SPBU Total
Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta -

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Total telah ditutup oleh PT Total Oil Indonesia. Penutupan ini disebut sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu.

Ternyata, SPBU Total ini berubah menjadi SPBU VIVO. Sebenarnya apa ya yang menyebabkan Total menutup bisnis SPBU di Indonesia?

Strategi Global

Marketing Manager Total Oil Indonesia, Magda Naibaho mengungkapkan jadwal penutupan masing-masing SPBU tidak sama dan sudah dilakukan sejak akhir 2020 lalu.

Dia menyebutkan, keputusan penutupan ini sejalan dengan strategi Total secara global dalam hal manajemen portofolio Total secara aktif.

SPBU Total di Indonesia sebelumnya mencapai 18 unit. Sebagian besar SPBU berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). "PT Total Oil Indonesia memutuskan untuk melepaskan bisnis retail fuel kami di Indonesia, ini artinya seluruh 18 SPBU yang sebagian besar memang ada di Jabotabek," tuturnya.

Berubah Jadi VIVO

Dari pantauan detikcom, SPBU Total di Jalan Warung Buncit sudah berubah menjadi SPBU VIVO. SPBU VIVO ini disebut belum lama dibuka, bersamaan dengan pembukaan SPBU di Daan Mogot.

"Iya ini dulu Total, tapi diganti jadi VIVO. Bukanya berbarengan degan Daan Mogot," kata salah satu petugas. Dia juga menjelaskan ada pegawai SPBU Total yang migrasi menjadi pegawai SPBU VIVO.

detikcom juga mendatangi gerai SPBU Total di Jalan Kapten Tendean dan sudah tak ada lagi SPBU Total. Terlihat SPBU ditutupi dengan seng berwarna biru. Namun di depan penutup SPBU ini ada spanduk yang tertulis lowongan kerja. Kemudian detikcom juga mendatangi eks SPBU Total di Pejaten. Kondisinya sama dengan yang di Kapten Tendean ditutupi oleh seng berwarna biru.

Lihat juga video 'Marak Kebakaran SPBU, Pertamina Wanti-wanti Petugas Bandel':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/zlf)