Hutama Karya Garap Proyek Jargas di Jatim Senilai Ratusan Miliar

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Kamis, 20 Mei 2021 16:19 WIB
PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan kontrak baru untuk menggarap proyek Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas) milik Kementerian ESDM. Proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) tersebut rencananya bakal dibangun di beberapa wilayah, yakni Mojokerto, Jombang, Bojonegoro, serta Lamongan.
Foto: Dok. Hutama Karya
Jakarta -

PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan kontrak baru untuk menggarap proyek Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas) milik Kementerian ESDM. Proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) tersebut rencananya bakal dibangun di beberapa wilayah, yakni Mojokerto, Jombang, Bojonegoro serta Lamongan.

Direktur Operasi II Hutama Karya Ferry Febrianto mengatakan proyek senilai ratusan miliar ini akan digarap dalam waktu 7 bulan dan ditargetkan rampung pada Desember 2021 mendatang.

"Di pertengahan tahun ini, Hutama Karya kembali membuktikan portofolio perusahaan yang baik di bidang proyek EPC dengan diraihnya kepercayaan stakeholder kepada perusahaan untuk membangun proyek Jargas yang cukup besar," ujar Ferry dalam keterangan tertulis, Kamis (20/5/2021).

"Tentu dalam pelaksanaan proyek ini, kami akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, guna menghindari hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu pelaksanaan proyek sehingga proyek diharapkan dapat berjalan dengan baik di tengah pandemi ini," lanjutnya.

Dalam pembangunan Jargas di 5 kabupaten di Jawa Timur tersebut, dia menjelaskan Hutama Karya akan menggunakan teknologi pengeboran Horizontal Directional Drilling (HDD) untuk memasang pipa air bersih, air limbah, minyak/gas dan lainnya.

Penggunaan teknologi HDD ini dinilai telah sesuai dengan Keputusan Menteri Pertambangan & Energi No. 300.K/38/M.pe/1997 tentang Keselamatan Kerja Pipa Penyalur Minyak dan Gas Bumi.

"Hutama Karya berkomitmen untuk menerapkan zero accident dengan penggunaan kualitas infrastruktur yang baik dengan pemasangan rambu dan persiapan peralatan sebaik mungkin. Kami juga memastikan pengerjaan proyek ini ramah lingkungan dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Kami berharap proyek ini dapat berjalan dan selesai tepat waktu," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyebut pembangunan Jargas tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah infrastruktur penyediaan dan pendistribusian gas bumi dalam rangka mendorong penggunaan gas bumi serta mengurangi subsidi BBM dan LPG.

Selain itu, diharapkan dengan adanya proyek Jargas ini gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi dengan kualitas yang bersih, namun dengan harga terjangkau.

Adapun penandatanganan kontrak dilaksanakan di Gedung Migas Jakarta dan dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM merangkap Plt. Direktur Pembinaan Program Migas, Alimuddin Baso, Erikson Alfredo Simanjuntak dan Risris Risdianto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Executive Vice President Divisi Engineering, Procurement & Construction (EPC) Hutama Karya, Warjo.

Diketahui, Hutama Karya telah beberapa kali menggarap beberapa proyek pembangunan Jargas, di antaranya Proyek Jargas Rumah Tangga di Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp 140,7 miliar, dan Proyek Jargas Rumah Tangga di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Dumai pada 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp 90,9 miliar.

(akd/hns)