Pembayaran Subsidi Elpiji 3 Kg Sudah Rp 15 T, Segini Total Anggarannya

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 24 Mei 2021 14:39 WIB
PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan alokasi elpiji 3 Kg pada minggu pertama Ramadan 1440 H.
Elpiji 3 Kg/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Realisasi pembayaran subsidi Elpiji 3 kg sejak Januari hingga Maret mencapai Rp 15,04 triliun dari beban subsidi yang dianggarkan Rp 36,56 triliun.

"Realisasi pembayaran sampai dengan bulan Maret 2021 sebesar Rp 15,04 triliun," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (24/5/2021).

Sementara realisasi penyaluran Elpiji 3 kg dari bulan Januari sampai dengan April sebesar 2.416.193 metrik ton atau sebesar 32,21% dari kuota nasional.

"Untuk perkembangan volume dan subsidi Elpiji tabung 3 kg dapat kami sampaikan bahwa realisasi volume Elpiji 3 kg sampai dengan bulan April 2021 adalah sebesar 2,416 juta metrik ton," sebutnya.

Total realisasi penyaluran Elpiji 3 kg Januari-April secara rata-rata sedikit lebih rendah dari kuota per bulan yang telah direncanakan, yaitu 99,81%. Tapi pada Maret, realisasinya melebihi kuota.

"Perlu kami sampaikan bahwa penyaluran Elpiji tabung 3 kg pada bulan Maret 2021 melebihi kuota yang direncanakan. Hal ini disebabkan karena jumlah hari penyalurannya lebih banyak, yaitu 27 hari dan adanya penambahan jumlah subpenyalur atau pangkalan untuk mengejar target one village one outlet," jelasnya.

Tutuka menambahkan, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah merupakan tiga provinsi dengan kuota terbesar. Sebab, pengguna Elpiji 3 kg pada provinsi tersebut merupakan yang terbesar sejak dilakukan konversi minyak tanah ke Elpiji 3 kg.

(toy/ara)