BPH Migas Dukung Pertamina & MES Bangun 1.000 Pertashop di Pesantren

Erika Dyah - detikFinance
Minggu, 06 Jun 2021 15:15 WIB
BPH Migas
Foto: BPH Migas
Jakarta -

Badan Pengatur Hilir Minyak Bumi dan Gas (BPH Migas) mendukung kerja sama PT Pertamina (Persero) dengan Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang akan membangun 1.000 unit Pertashop di pesantren. Hal itu dinilai karena masyarakat berhak mendapat BBM berkualitas dan membantu program pemerintah dalam perubahan konsumsi BBM ke jenis yang lebih ramah lingkungan.

"Saat ini sudah ada Pertamina dengan Pertashop, juga Exxon Mobil dengan Microsite-nya dan yang sudah jalan dengan total sekitar 1.750 lokasi tersebar di NKRI. Dalam waktu singkat kami dapat tembusan surat pemain baru juga akan masuk ke mini SPBU atau microsite BBM ini yaitu grup British Petrolium (BP) dengan AKR," ujar Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa dalam keterangan tertulis, Minggu (6/6/2021).

"BPH Migas menilai bahwa ini positif karena masyarakat berhak untuk mendapatkan alternatif pilihan BBM non-subsidi dan berkualitas yang akan semakin banyak dan sekaligus membantu pemerintah juga masyarakat perubahan alamiah konsumsi BBM dari Premium/Pertalite ke RON 92 yang lebih ramah lingkungan," imbuhnya.

Hal itu diungkapkan Ifan, sapaannya, saat menghadiri MoU Pertamina dan Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam pengembangan bisnis Pertamina Shop (Pertashop) serta fasilitas pembiayaan di lingkungan MES. Ifan mengatakan dirinya diundang untuk hadir di acara Halal Bihalal MES ini.

"Juga menyaksikan penandatanganan MoU, ini melanjutkan sinergitas dengan Kementerian BUMN yang dipimpin pak Erick Thohir yang sekaligus Ketua Umum MES, dimulai dengan peresmian Pertashop di Cilacap, dilanjutkan pertemuan dengan pimpinan pondok pesantren se-Jawa Tengah di kediaman Wantimpres Habib Luthfi bin Yahya," jelas Ifan.

Ia pun menyampaikan BPH Migas sesuai UU Migas pasal 8 dan 46, memiliki tugas melakukan pengaturan dan pengawasan untuk menjamin ketersediaan dan distribusi BBM di seluruh NKRI. Termasuk di dalamnya pengaturan Pertashop yang merupakan bentuk Penyalur Skala Kecil (mini SPBU non-subsidi).

Sebagai informasi, lewat kerja sama ini, Pertamina memanfaatkan jaringan pesantren yang berada di lingkungan MES untuk memperluas distribusi energi melalui pembangunan 1.000 unit Pertashop. Sementara itu, MES menggandeng Bank Syariah Indonesia, Tbk sebagai pihak yang akan membantu memberikan pembiayaan melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan investasi, dan pemberian fasilitas perbankan lainnya.

Acara tersebut berlangsung di Gedung BSI, Jakarta pada Jumat (4/6) dan dihadiri oleh Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Dewan Pembina MES Ma'ruf Amin, Menteri BUMN dan Ketua Umum MES Erick Thohir, Ketua Dewan Penggerak MES Mohammad Mahfud MD bersama jajaran pengurus MES, Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati, Dirut Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi, juga tokoh-tokoh lain.

(ncm/dna)

Tag Terpopuler