5 Tips Hemat Listrik biar Tagihan Nggak Bengkak

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 09 Jun 2021 08:00 WIB
Petugas PLN Distribusi Jakarta Raya, Area Bulungan, tengah melakukan pemeriksaan tegangan pada alat pembatas dan pengukur di rumah pelanggan R1. 900 VA, di daerah Gandaria Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2015).
Pemerintah telah memutuskan untuk tetap memberikan subsidi listrik kepada seluruh pelanggan PLN dengan daya 450 VA. Rengga Sancaya/detikcom.
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Masa pandemi COVID-19 memicu meningkatnya pemakaian listrik. Masyarakat diwajibkan membagi porsi kerja lebih banyak di rumah alias work from home (WFH).

Belum lagi anak-anak mengikuti kegiatan sekolah secara online. Makanya jangan heran tagihan listrik (pelanggan pascabayar) atau pemakaian pulsa listrik (pelangga prabayar) bisa membengkak dibanding sebelum masa pandemi karena makin banyak penggunaan perangkat listrik

Nah, menyikapi masalah tersebut, tentu saja harus ada upaya penghematan. Mengutip HaiBunda.com, yang melansir Wales Online, berikut 5 tips untuk menghemat listrik:

1. Batasi penggunaan pemanas air listrik & durasi mandi

Jika menggunakan pemanas air dengan daya listrik, Coba batasi penggunaannya. Batasi juga durasi mandi agar lebih singkat. Jika dilakukan dengan konsisten dalam waktu yang cukup panjang, pasti akan terlihat penghematannya.


2. Kurangi masak air dengan termos listrik

Sebagai opsi, mungkin bisa menggunakan termos tradisional untuk menyimpan air panas. Jadi, merebus air hanya cukup sekali untuk penggunaan beberapa waktu ke depan. Listrik lebih hemat, praktis pun!

3. Ganti bohlam lampu

Ganti bohlam lampu dalam rumah dengan model terbaru yang lebih hemat energi. Bohlam lampu dengan jenis CFL atau LED menggunakan daya 25% sampai 80% lebih hemat energi dibanding yang biasa.

Penggunaan bohlam LED juga akan lebih awet dan tahan lama dibanding lampu biasa. Selain hemat energi dan listrik, tentu tak boros untuk membeli lampu dalam beberapa bulan ke depan.


Masih ada lagi tips keempat dan kelima di halaman berikutnya. Langsung klik si sini.

(hns/hns)