PLN Caplok Pembangkit Listrik Blok Rokan

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 06 Jul 2021 10:24 WIB
PLTMGU Lombok Peaker pembangkit listrik  mesin gas pertama yang dibangun di Indonesia. Pembangkit ini menggunakan gas engine untuk proses pembakarannya.
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

PT PLN (Persero) mengakuisisi pembangkit listrik Blok Rokan yang dikelola oleh PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN).

Akuisisi ditandai dengan penandatanganan Share Sale & Purchase Agreement (SPA) atau Perjanjian Jual Beli Saham antara PT PLN (Persero) dengan pemegang saham MCTN, yakni Chevron Standard Limited (CSL).

"Ini merupakan titik strategis untuk memastikan keberlangsungan produksi Wilayah Kerja Rokan," kata Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam acara penandatanganan SPA, Selasa (6/7/2021).

Pasokan listrik maupun uap ke Blok Rokan oleh PLN akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, dengan meneruskan pengoperasian pembangkit MCTN secara jangka pendek, yaitu selama masa transisi 3 tahun ke depan.

Setelah itu Blok Rokan akan disambungkan dengan sistem kelistrikan Sumatera. Jadi, di tahun keempat dan seterusnya listrik untuk Blok Rokan akan disuplai oleh listrik PLN dari regional Sumatera.

"Dengan desain seperti ini, jangka pendek kita tetap menggunakan semua peralatan pasokan listrik dari MCTN yang memang selama bertahun-tahun sudah mensupplai listrik kepada Blok Rokan ini, secara jangka pendek berkesinambungan paling tidak sampai 3 tahun kedepan," tuturnya.

Dalam 3 tahun ke depan itu pula, PLN menyiapkan koneksi antara Blok Rokan dengan sistem listrik regional Sumatera.

"Dan listrik regional Sumatera ini Insyaallah sangat mencukupi karena kita ketahui sesuai dengan program 35.000 MW, pemerintah telah meminta kepada PLN, menugasi PLN untuk memastikan keandalan listrik baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan seterusnya. Jadi Insyaallah listrik di Sumatera sangat mencukupi dan itu akan mensuplai pada tahun keempat dan seterusnya listrik Wilayah Kerja Rokan ini," jelas Zul.

Dia menambahkan, pihaknya melakukan akuisisi MCTN menggunakan pendanaan dari internal perusahaan. Namum dia tak menyebutkan berapa nilai dari akuisisi tersebut.

Simak juga 'Diskon Tarif Listrik Resmi Diperpanjang Hingga September 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/fdl)