Kementerian ESDM Gerak Cepat Terapkan Pesan Penting Jokowi untuk ASN

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 29 Jul 2021 12:42 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menggelar webinar yang menghadirkan motivator dan pendiri ESQ Leadership Center Ary Ginanjar. Webinar One Hour University (OHU) dilakukan untuk merespon core values 'BerAKHLAK' dan employer branding ASN 'Bangga Melayani Bangsa' yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, Selasa (27/7) lalu.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM Prahoro Yulijanto Nurtjahyo berharap, dalam webinar OHU ini para ASN Kementerian ESDM dapat mengeksplorasi lebih jauh terkait core values Kementerian ESDM.

"Kemarin Pak Presiden me-launching core values ASN, termasuk dengan employer branding. Sehari setelah itu kita langsung memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi langsung dari ahlinya, yaitu Pak Ary. Saya berharap kesempatan kali ini kita dapat mengeksplorasi jauh lebih banyak lagi," ujar Prahoro dalam keterangan tertulis, Kamis (29/7/2021).

Sementar itu, Ary mengapresiasi langkah Kementerian ESDM, yang secara kilat langsung mengenalkan core values dan employer branding terbaru ini kepada para pegawai.

"Saya salut. Ini satu-satunya kementerian, tidak sampai 24 jam setelah Presiden mencanangkan ini, BerAKHLAK, kemudian Kementerian ESDM langsung meluncurkan programnya hari ini. Ini yang paling cepat mengenalkan core values," tutur Ary.

Dalam paparannya, Ary mengatakan organisasi sebesar Kementerian ESDM harus mampu membangun karakter dan kultur organisasi, sejalan dengan pembangunan sistem kerja.

"Kementerian ESDM adalah sebuah organisasi besar, instansi yang besar, kalau kita hanya membangun tembok saja, membangun struktur saja, tetapi tanpa membangun karakter, tanpa membangun kultur, ya nasibnya sama seperti Tembok Cina," ucapnya.

Menurut Ary, seluruh organisasi pasti memiliki visi, misi, tujuan, struktur, strategi, dan sistem. Namun, ketika eksekusi tidak terjadi sesuai harapan, maka yang salah adalah budaya kerja atau corporate culture-nya.

Sebagian besar organisasi akan fokus memperbaiki struktur dan sistem tersebut, padahal yang semestinya diperbaiki adalah budaya kerjanya.

Ary juga mengatakan setelah Presiden meluncurkan core values dan employer branding terbaru, maka seluruh instansi dan ASN harus mengimplementasikan hal yang sama. Nilai-nilai Kementerian ESDM yang sudah ditetapkan sejak tahun 2015 lalu, yaitu Jujur, Melayani, Profesional, Inovatif, dan Berarti, pun sudah termasuk dalam core values ASN terbaru.

"Setelah Pak Presiden meluncurkan, semua instansi, semua ASN core values-nya satu, yaitu BerAKHLAK. Employer branding-nya apa? Semua harus 'Bangga Melayani Bangsa'," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo telah meluncurkan fondasi baru berupa nilai-nilai dasar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Core Values terbaru adalah BerAKHLAK, yang merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Bersamaan dengan itu, para ASN di Indonesia juga memiliki employer branding #BanggaMelayaniBangsa.



Simak Video "Jokowi Sebut ASN Bergaya Bak Pejabat Kolonial Sudah Tak Zaman"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ara)