Pemerintah Siapkan Skema Kredit PLTS Biar Nggak Kemahalan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 27 Agu 2021 15:32 WIB
PLTS di Miangas
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Kementerian ESDM akan menyiapkan skema pendanaan untuk PLTS atap. Sehingga, PLTS atap tidak hanya diakses oleh orang-orang kaya alias tajir.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menjelaskan , PLTS atap sendiri tidak ada pembatasan. Artinya, tidak hanya diperuntukkan bagi orang kaya.

"Tadi disampaikan Pak Dirjen Rida bahwa kapasitas yang dipasang sesuai dengan kapasitas maksimumnya, jadi kalau untuk skala rumah tangga 900, yang bisa dipasang ya 900, demikian juga 450. Makin kecil kapasitas yang dipasang tentunya secara total biaya juga makin murah, jadi tidak ada pembatasan bahwa ini bisa dikembangkan orang kaya," katanya dalam konferensi pers, Jumat (27/8/2021).

Sementara, untuk pemasangan PLTS atap sendiri membutuhkan biaya yang cukup besar di awal. Maka itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan perbankan agar menyediakan kredit untuk PLTS atap.

"Bagaimana caranya nanti supaya yang tidak punya cash di awal, pendanaan di awal untuk memasang. Misalkan memasang 1 kW untuk yang rumah tangga 1.300, ini kan harus menyediakan pendanaan barang kali sekitar Rp 19-20 juta kalau sekarang untuk pemasangan," katanya.

"Padahal tidak punya tuh dari sisi pendanaannya uang sebesar itu. Ini kami sekarang sedang berkoordinasi, berkomunikasi membuka potensi-potensi dari sisi pendanaan dengan perbankan. Jadi nanti dimungkinkan ada kredit-kredit yang memang diperuntukkan untuk hal tersebut," ungkapnya.

Dia menambahkan, dari sisi pendanaan, pihaknya akan mendorong semua pihak untuk berkontribusi dalam pengembangan PLTS atap.

"Jadi kalau dari sisi pendanaan kita akan dorong agar semua ini bisa berkontribusi dari penyediaan, semuanya bisa mendapatkan akses ke sisi pendanaan," katanya.

(acd/eds)