Ada 166 'SPBU Listrik' di Jawa-Sulawesi, Ini Rincian Lengkapnya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 21 Sep 2021 14:02 WIB
PT PLN (Persero) luncurkan aplikasi Charge-In. Aplikasi ini membantu pengguna kendaraan listrik mencari SPKLU terdekat hingga monitor pengisian daya.
SPKLU/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pengembangan infrastruktur stasiun pengisian listrik umum alias SPKLU di Indonesia terus dilakukan. Hal ini menjadi salah satu cara mendukung ekosistem kendaraan listrik.

Hingga kini, totalnya sudah ada 166 unit SPKLU di Indonesia yang tersebar di 135 lokasi. Mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, NTB, hingga Sulawesi.

"Saat ini sudah ada 166 unit SPKLU, ada di 135 lokasi. Paling banyak memang saat ini di Jakarta, Tangerang, Bandung," ungkap Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari dalam webinar infrastruktur SPKLU Kementerian ESDM, Selasa (21/9/2021).

Dalam data yang dipaparkan Ida, SPKLU paling banyak berada di Jawa Barat. Ada 26 unit di 25 lokasi. SPKLU buatan Hyundai menjadi yang paling banyak dengan total 25 unit di 25 lokasi di Jawa Barat.

Kemudian, ada juga SPKLU yang berlokasi di PLN UID Jawa Barat jumlahnya 2 unit. Lalu SPKLU juga dibangun oleh BPPT/LEN sebanyak 1 unit. Lalu, di ruas tol Jakarta-Surabaya ada 2 unit.

Kemudian, di Banten ada 15 unit SPKLU pada 12 lokasi. Pertama ada 6 unit SPKLU milik PLN UID Banten di 3 lokasi, kemudian 1 SPKLU ada di Kantor BPPT. Selanjutnya, 1 SPKLU buatan Angkasa Pura II juga sudah mejeng di Bandara Soekarno-Hatta.

Lalu, ada 2 unit SPKLU di 2 lokasi yang dibuat Mitsubishi. Hyundai juga membuat 2 unit SPKLU di 2 lokasi.

Berlanjut ke halaman berikutnya.