Polling detikcom

Polling: Motor-Mobil Bensin Dilarang Dijual Mulai 2040, Setuju atau Tidak?

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 14 Okt 2021 14:32 WIB
Kemacetan terlihat di ruas jalan Ibu Kota pagi ini. Belum berlakunya ganjil genap imbas perpanjangan PPKM mikro disinyalir jadi salah satu penyebab macet.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah Indonesia berencana menyetop penjualan kendaraan berbahan bakar bensin mulai 2040. Rencana itu untuk mencapai target komitmen nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2060

Untuk motor berbahan bakar fosil rencananya penjualannya disetop pada 2040. Tentu beriringan dengan berbagai target lainnya.

"Di tahun 2040, bauran EBT sudah mencapai 71% dan tidak ada PLT Diesel yang beroperasi, Lampu LED 70%, tidak ada penjualan motor konvensional, dan konsumsi listrik mencapai 2.847 kWh/kapita," sebagaimana dikutip dari siaran pers Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dikutip Kamis (14/10/2021).

Selanjutnya, pada 2050 penjualan mobil konvensional juga akan disetop. Dibarengi dengan bauran EBT yang diharapkan sudah mencapai 87% dan konsumsi listrik 4.299 kWh/kapita

Perlu diketahui, penyetopan penjualan mobil dan motor ini karena pemerintah ingin menggenjot kendaraan listrik di sektor transportasi. Itu salah satu lima prinsip yang bertahap dilakukan pemerintah untuk mencapai nol emisi karbon.

Sedangkan empat prinsip lainnya adalah peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi fosil, peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri, dan pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS).

Mengingat, waktunya masih cukup lama untuk menyetop penjualan mobil dan motor bensin. Nah bagaimana menurut detikers setuju atau tidak dengan tenggat waktu itu? Apa seharusnya bisa lebih cepat?

Yuk, detikers ikut polling dengan memilih setuju atau tidak setuju, jangan lupa sertakan alasannya ya! Polling ditutup Jumat 15 Oktober 2021 pukul 14.00 WIB.



Simak Video "Indonesia Bakal Setop Jual Mobil Bensin Tahun 2050"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)