Respons Masalah Solar di Riau, Menteri ESDM: Kenapa Kurang, Apa Bocor?

Raja Adil Siregar - detikFinance
Kamis, 14 Okt 2021 21:15 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif saat kunjungan ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Minas
Foto: Dok Diskominfotik Riau

Diketahui, kelangkaan BBM khususnya jenis solar di Riau terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Kelangkaan solar membuat masyarakat kesulitan dan harus antre lama untuk bisa dapat solar subsidi.

Pertamina (Persero) awalnya memastikan stok aman hingga akhir tahun. Belakangan, Pertamina memastikan stok mulai menipis dan butuh penambahan kuota.

"Kuota itu pertama kali saya sampaikan di kuota awal (kuota BBM solar subsidi 2021 sebanyak 777.860 kilo liter). Ternyata ada pembaharuan dan untuk akhir tahun masih kurang," kata Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, Rabu (13/10/2021).

Taufik mengatakan saat ini sisa kuota BBM solar subsidi untuk Riau hanya 173.228 kilo liter. Angka tersebut diperkirakan tidak bisa memenuhi kebutuhan BBM solar subsidi di Bumi Lancang Kuning sampai akhir tahun.

Selain itu, ia memastikan BBM jenis solar di sejumlah SPBU di Riau kosong karena distribusi sudah mulai dikendalikan. Hal ini agar semua masyarakat masih bisa dapat BBM solar subsidi meski kuota terbatas.


(ras/hns)