Biang Kerok BBM Langka di Sumut: Gara-gara Kapal Terlambat

Datuk Haris Molana - detikFinance
Sabtu, 16 Okt 2021 18:57 WIB
Papan penanda Bahan Bakar Minyak (BBM) solar habis terpasang di SPBU yang tutup, kawasan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/10/2021). Tutupnya SPBU tersebut diduga karena keterlambatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) khususnya di wilayah Medan dan Deliserdang beberapa pekan terakhir. ANTARA FOTO/FRANSISCO CAROLIO/rwa.
Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/Fransisco Carollio

Sebelumnya, Polda Sumut mengundang pihak Pertamina terkait BBM langka di sejumlah wilayah di Sumut. Polda Sumut mengaku menemukan ada pengurangan suplai BBM.

"Dalam beberapa hari ini memang terjadi pengurangan dari hasil penyelidikan kita di lapangan. Terjadi pengurangan distribusi BBM dari depo Pertamina ke SPBU-SPBU," kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra kepada wartawan, Jumat (15/10).

Panca mengatakan pihaknya kemudian mengundang pihak Pertamina. Polda Sumut, katanya, bakal mendengar alasan dari Pertamina mengapa BBM langka di Sumut.

"Untuk itu, saya sudah menindaklanjuti dengan untuk mengundang kepala pemasaran Pertamina wilayah Medan dan hari ini sedang berlangsung rapatnya di Krimsus. Nanti kita dengar apa alasan dan penyebabnya hingga terjadi pengurangan jumlah kuota BBM yang ada di wilayah Sumut," ucap Panca.

Setelah melakukan koordinasi dengan Pertamina terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumut. Kepada polisi, Pertamina mengaku pihaknya mengalami keterbatasan stok BBM.

"Hari Ini kita melaksanakan koordinasi dengan pihak Pertamina terkait dengan adanya kelangkaan BBM di wilayah Medan dan sekitarnya. Hasil kordinasi kami dengan pihak Pertamina, itu adanya keterbatasan stok di Depot Pertamina," kata Dirkrimsus Polda Sumut Kombes John Carles Edison Nababan kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

Edison menjelaskan pihaknya telah turun ke sejumlah SPBU. Pihaknya pun mendapati memang benar disetiap SPBU mengalami keterbatasan BBM

"Kami melakukan (pemantauan) di beberapa lokasi di SPBU, betul bahwa memang yang mereka terima dari Depot Pertamina Belawan ada keterbatasan," ucap Edison.


(hns/hns)