Erick Thohir ke PLN: Energi Terbarukan Jangan Cuma Jadi Wacana

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 22 Okt 2021 11:45 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir meminta pengembangan energi baru terbarukan (EBT) oleh PT PLN (Persero) jangan hanya sekadar wacana. Dia meminta harus ada langkah konkret demi mewujudkan nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) selambat-lambatnya tahun 2060.

"Jangan hanya renewable energy (EBT) ini hanya jadi wacana tapi konkretnya tidak ada, apalagi kita sudah menandatangani 2060 zero carbon," katanya dalam Launching PT Energy Management Indonesia (EMI) ke dalam PLN Group yang disiarkan di YouTube PLN, Jumat (22/10/2021).

Erick mengingatkan ada pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan, yaitu dalam 19 tahun ke depan harus mentransformasi energi terbarukan 21 gigawatt, lalu 15 tahun berikutnya 29 gigawatt. Menurutnya itu adalah sesuatu yang masif.

"Dan kalau kita lihat juga banyak negara besar apakah China, apakah Jepang, apakah Inggris, apakah Amerika kemarin membuat statement yang mereka juga kesulitan. Nah kalau mereka juga kesulitan penting sekali kita mempelajari isu-isu benchmarking supaya kita juga transisi daripada renewable energy-nya itu tepat," jelasnya.

Program-program PLN yang sudah didorong dalam mendukung energi hijau adalah mendukung penuh pengembangan kendaraan listrik, seperti diskon pengisian daya kendaraan listrik pada malam hari.

PLN, lanjut Erick juga mendorong penggunaan kompor listrik demi menekan emisi karbon, dan masih banyak lagi yang sudah disusun dalam roadmap PLN. Bergabungnya EMI ke grup PLN pun diharapkan dapat mendukung target Indonesia mencapai nol emisi karbon.

"Saya harapkan tentu bagaimana sinergisitas PLN-EMI menjadi satu kesatuan yang membantu daripada transformasi ini," tambahnya.

(toy/eds)