RI Transformasi Energi, Erick Thohir: Negara Besar Jangan Nyuruh Saja!

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 22 Okt 2021 13:29 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Foto: Tangkapan Layar (Foto: YouTube Channel Setpres)
Jakarta -

Indonesia serius melakukan transformasi energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT). Tak cuma itu, kegiatan penambangan kekayaan alam pun harus dilakukan dengan ramah lingkungan.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa Indonesia mengajak berbagai negara untuk ikut membantu Indonesia dalam melakukan transformasi energi. Apalagi Indonesia menjadi salah satu paru-paru dunia yang menyumbang sebagian besar oksigen di bumi.

"Dalam pertemuan dengan beberapa duta besar, saya minta mereka menjadi bagian dari pada transformasi yang ada di Indonesia karena kita ketahui paru-paru dunia hanya di dua tempat, Indonesia dan Brazil," katanya dalam Launching PT Energy Management Indonesia (EMI) ke dalam PLN Group yang disiarkan di YouTube PLN, Jumat (22/10/2021).

"Jadi saya berharap negara-negara besar mendukung transformasi ini dengan ketulusan hati, tidak bisa hanya menyuruh saja," sambungnya.

Erick menjelaskan dirinya terbuka untuk berdiskusi dengan berbagai negara. Dia belum lama ini juga berkomunikasi dengan Menteri Investasi Inggris Lord Gerry Grimstone untuk mengajak Inggris berkontribusi terhadap upaya transformasi energi di Indonesia.

"Kemarin seperti kita sampaikan dengan Menteri Inggris Lord Grimstone 'ayo apa kebutuhan masing-masing negara', sama ketika kita juga ke Jepang waktu itu sama Pak Pahala (Wamen BUMN) kita bicara 'Jepang, ayo sama-sama, Indonesia siap menjadi ekosistem'," tuturnya.

Di PLN sendiri pihaknya sudah mempersiapkan untuk dilakukan refocusing, tidak hanya tentang energi fosil diubah menjadi energi terbarukan, tetapi juga dilakukan transformasi dari berbagai sisi.

"Karena mau tidak mau efisiensi harus terus dilakukan dan tentu program pemerintah harus tepat sasaran. Nah karena itu saya berharap sekali tentu dengan eco lifestyle yang terus berkembang, kita mendorong daripada transformasi PLN ini," tambah Erick.

Simak juga video 'Jokowi Sindir Birokrasi BUMN Ruwet: Pembangkit Listrik Butuh 259 Izin':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/eds)