Krisis Energi Guncang Singapura, RI Siap Pasok Listrik

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 27 Okt 2021 20:15 WIB
Merlion Park Singapura
Foto: (Shinta Angriyana/detikTravel)

Sementara itu, Wong Kim Yin, Group President & CEO, Sembcorp Industries mengatakan proyek ini merupakan contoh kuat dari kolaborasi regional yang diperlukan untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan energi. Hal ini juga sejalan dengan rencana Singapura untuk memanfaatkan sumber energi bersih regional, dan berpotensi berkontribusi signifikan terhadap transisi Singapura ke masa depan energi bersih.

"Bersama dengan mitra kami di Indonesia, bright PLN Batam dan Suryagen, kami membuat terobosan baru dengan berbersama-sama mengembangkan proyek energi baru terbarukan dalam skala besar untuk memajukan tujuan energi bersih. Proyek ini akan menandai langkah lain dalam transisi Sembcorp dari coklat ke hijau, sambil berkontribusi pada transisi energi di kawasan ini," ungkap Wong Kim Yin.

Perjanjian pengembangan bersama ini tentunya sejalan dengan program Pemerintah yang menargetkan penggunaan EBT di Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025. Selain itu proyek ini diharapkan dapat menambah sekitar 1.000 lapangan perkerjaan di Indonesia dan Singapura selama tahap konstruksi.

Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para insinyur lokal di Indonesia untuk mengoperasikan proyek infrastruktur energi terbarukan skala besar, selain tentunya mendorong industri manufaktur di Indonesia untuk memproduksi peralatan yang dibutuhkan.

Penandatangan joint development agreement (JDA) atau perjanjian pengembangan bersama ini juga dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia Arifin Tasrif, Menteri Tenaga Kerja/Menteri Kedua Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Duta Besar Indonesia untuk Singapura, dan Chief Executive EMA.


(dna/hns)