Pertamina Bangun 7 Stasiun Tukar Baterai Motor Listrik di Jakarta

Jihaan Khoirunnisa - detikFinance
Kamis, 16 Des 2021 12:55 WIB
Pertamina Kembangkan 7 Tempat Tukar Baterai Motor Listrik di Jakarta
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) dan Gojek mengembangkan pilot komersial Battery Swapping Station (BSS) atau Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di Jakarta. Selain Gojek, Pertamina juga menggandeng brand Electrum, GESITS, serta brand KBLBB roda dua Taiwan, Gogoro.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, SH C&T Alfian Nasution mengatakan langkah ini diharapkan dapat mendorong akselerasi pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Tanah Air. Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga bersama sejumlah mitra strategis telah mengembangkan charging station bagi mobil listrik.

"Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen dan ingin berkontribusi mendukung program pemerintah untuk mempercepat transisi energi, khususnya ekosistem EV. Pilot komersial Battery Swapping Station akan dilakukan dalam waktu dekat, Pertamina Patra Niaga bersama Electrum telah menyepakati kerjasama, dan pada pilot komersial tersebut mitra driver GOJEK akan mulai menggunakan motor listrik GESITS dan Gogoro dengan layanan BSS dilakukan oleh Pertamina," jelas Alfian dalam keterangan tertulis, Kamis (16/12/2021).

Sama seperti charging station, menurut Alfian BSS menjadi upaya antisipasi dalam menyambut kedatangan motor listrik yang saat ini sudah mulai digunakan masyarakat. Dikatakannya, pada tahap awal pihaknya berencana melakukan pilot komersial BSS di 7 titik SPBU Green Energy Station (GES) di Jakarta. Setidaknya ada 500 kendaraan motor listrik dari mitra Gojek dengan brand GESITS dan Gogoro yang akan mendukung pilot komersial BSS.

"Saat ini seluruh proses persiapan pilot komersial sudah selesai dan Pertamina Patra Niaga akan segera launching bisnis Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum di SPBU. Ini adalah komitmen Pertamina Patra Niaga bersama Electrum dan GESITS mendukung program pemerintah mengenai percepatan transisi energi yakni Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program KBLBB. Selain itu kami juga mendukung komitmen Indonesia dalam COP26 tentang elektrifikasi di sektor transportasi, serta komitmen Environmental, Social, & Governance (ESG) mengenai penyediaan energi yang lebih bersih," terangnya.

Pilot komersial ini juga melibatkan Indonesia Battery Corporation untuk melakukan kajian teknis, HSE dan prototyping baterai yang nantinya hasil kajian ini akan digunakan untuk membantu Pertamina mendapatkan bisnis model terbaik terkait Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

"Ke depan, Pertamina Group melalui kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga bersama Pertamina Power Indonesia (PPI) juga akan terus mengembangkan EV Ecosystem secara terintegrasi. PPI akan berpartisipasi dalam pengembangan industri baterai terintegrasi dari hulu ke hilir dengan target kapasitas produksi 140 GWh pada tahun 2029 yang dikelola oleh PT Industri Baterai Indonesia. Pengembangan EV battery merupakan salah satu masa depan bisnis Pertamina yang menjadi komitmen utama manajemen untuk mewujudkannya," paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama Electrum, Pandu Sjahrir menyambut baik kerja sama dengan Pertamina. Dia menilai, sinergi berbagai pihak ini akan mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

"Kami sangat senang dapat bersinergi dengan Pertamina Patra Niaga yang memiliki visi sama dengan Electrum, yakni mewujudkan ekosistem EV di Indonesia. Sejalan dengan Komitmen Sustainability 2030 kami, dalam hal ini program Net Zero Emission (Emisi Nol Bersih)," jelas Pandu.

Di sisi lain, CEO Gojek, Kevin Aluwi berharap agar kerja sama ini dapat mewujudkan lingkungan yang lebih baik serta mempermudah operasional mitra kami.

"Kolaborasi ini menjadi langkah awal bagi GOJEK untuk menjadi platform karbon-netral dan bertransisi menjadi 100% kendaraan listrik di tahun 2030. Konsep kerja sama ini tentunya membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak untuk dapat dijalankan dengan lancar, mulai dari produsen sepeda motor listrik hingga produsen baterai listrik dan penyedia SPBKLU. GOJEK juga akan mendukung para mitra untuk bisa lebih mudah mendapatkan sepeda motor listrik ini," pungkas Kevin.

(akd/ara)