Minta Freeport Gandeng Lokal, Bahlil: Kalau Tidak, yang Kaya Lu Lagi Lu Lagi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 22 Des 2021 14:31 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberi kuliah umum bagi mahasiswa di Universitas Citra Bangsa. Ada berbagai hal yang dibahas Bahlil di sana.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia/Foto: Dok. BKPM
Jakarta -

Sejumlah langkah dilakukan pemerintah untuk mendorong keterlibatan pengusaha daerah. Salah satunya dengan mewajibkan setiap investasi yang masuk ke daerah bekerja sama dengan pengusaha lokal dan UMKM daerah.

"Karena itu bapak/ibu semua, mulai tahun 2020, setiap investasi yang masuk ke daerah wajib hukumnya untuk bekerja sama dengan pengusaha daerah dan UMKM daerah. Bukan lagi bekerja sama dengan pengusaha yang ada di Jakarta terus," kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam acara Penerbitan dan Pembagian Nomor Induk Berusaha untuk Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan, Rabu (22/12/2021).

Ia pun mencontohkan pada PT Freeport Indonesia (PTFI) yang membangun smelter di Gresik. Dia mengatakan, Freeport akan menggandeng pengusaha lokal agar yang kaya tidak hanya itu-itu saja.

"Contoh di Gresik, ada pembangunan smelter Freeport, kemarin Ibu Gubernur sudah ngomong sama saya, sama Pak Erick, sama Dirut Freeport," katanya.

"Jadi kami sudah membuat kebijakan untuk kontraktor lokalnya harus memakai pengusaha Gresik yang ada di Surabaya, nggak boleh lagi pengusaha Jawa Timur yang dari Jakarta. Karena kalau tidak, yang kaya lu lagi, lu lagi. Kita pengin pemerataan pembangunan, kita pengin orang daerah untuk menjadi tuan di negeri sendiri," jelasnya.

Bahlil mengaku tak ingin orang daerah menjadi penonton di daerahnya sendiri. "Tidak boleh orang daerah menjadi penonton di balik kekayaan di daerahnya sendiri," katanya.

(acd/ara)