Ahok Ungkap Alasan BBM Premium Mau Dihapus, Begini Katanya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 27 Des 2021 14:11 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok buka suara terkait alasan BBM jenis Premium yang dihapus. Hal itu dilakukan agar Pertamina tidak menjual bahan bakar yang membahayakan kesehatan.

Sepengetahuan Ahok, Premium akan dihapus pada tahun depan. Kemudian, subsidi Premium bakal dialihkan ke Pertalite.

"Kalau baca RKAP 2022 iya (dihapus). Subsidi geser ke Pertalite agar tidak jualan yang bahayakan kesehatan dan dari sisi produksi kilang sekarang modern tidak proyeksi Premium" katanya.

Ahok tak bisa memastikan harga Pertalite jika disubsidi pemerintah. Menurut Ahok, hal itu tergantung dengan subsidi yang diberikan.

"Angka subsidi tergantung pemerintah dan tentu ada dasar hitungannya," katanya.

Ahok memastikan Pertalite masih ada tahun depan. Sementara, Premium akan dihapus.

"Iya tahun depan dihapus dan subsidi geser ke Pertalite. Pertalite tetap ada tahun depan," katanya.



Simak Video "Marahnya Ahok: Banyak Kontrak di BUMN yang Sangat Merugikan!"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)