Direksi Patra Niaga Cek Kesiapan Pasokan & Sarana BBM di Jatim

Atta Kharisma - detikFinance
Selasa, 28 Des 2021 22:15 WIB
Direksi Pertamina Patra Niaga
Foto: Pertamina
Jakarta -

Jajaran direksi PT Pertamina Patra Niaga melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke sarana dan fasilitas Pertamina Patra Niaga yang berada di regional Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bentuk upaya antisipasi dan peningkatan pelayanan kepada konsumen di masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Pemasaran Regional Patra Niaga, Mars Ega Legowo dan Direktur Keuangan Patra Niaga, Arya Suprihadi mengunjungi fasilitas Fuel Terminal seperti Integrated Terminal Tuban, Surabaya dan Madiun serta Fuel Terminal Malang.

Selain itu, pengecekan sarana dan fasilitas di SPBU, Pertashop hingga titik-titik pelayanan di sepanjang rest area tol Trans Jawa juga dilakukan guna memastikan optimalisasi pelayanan terhadap konsumen. Ega menilai baik dari segi pelayanan dan ketahanan stok, Pertamina Patra Niaga secara keseluruhan telah siap melayani masyarakat selama Natal dan tahun baru 2022.

"Seluruh sarana dan fasilitas kami dalam pelayanan BBM, LPG serta avtur telah optimal. Begitu juga dengan ketahanan stok yang cukup," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/12/2021).

"Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina dalam bertransaksi secara digital di SPBU. Hal ini tentunya selain memudahkan juga menjaga protokol kesehatan karena saat ini kita masih dalam situasi pandemi COVID-19," imbuhnya.

Menjelang Nataru, Pertamina Patra Niaga di regional Jatimbalinus telah melakukan proyeksi konsumsi energi serta mempersiapkan layanan yang terbaik bagi para pelanggan demi memastikan ketersediaan BBM, LPG dan Avtur dapat tercukupi, khususnya di provinsi Jawa Timur.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga regional Jatimbalinus, Deny Djukardi juga mengungkapkan pihaknya secara keseluruhan telah siap melayani masyarakat selama perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2022.

"Kami telah membentuk Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) sejak tanggal 29 November 2021 hingga 10 Januari 2022 nanti guna memastikan ketersediaan energi untuk masyarakat," jelasnya.

Deny menerangkan proyeksi kenaikan BBM selama Nataru diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 4%, sementara LPG diperkirakan akan naik sebesar 7%.

"Peningkatan konsumsi untuk BBM terutama gasoline diperkirakan sebesar 4% yaitu dari rata-rata harian normal sebesar 18.000 Kiloliter untuk Gasoline menjadi 18.470 KL per hari. Sementara LPG diperkirakan akan naik 7% dari rata-rata harian normal sebesar 5.300 Metric Ton (MT) menjadi 5.700 MT," katanya.

Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus juga telah menambah pelayanan di area tol Trans Jawa berupa kiosk modular (Pertashop) dan kiosk kemasan sebanyak 5 unit yang terletak di Rest Area KM 678B, 695A, 792A, 792B serta tol Pandaan Rest Area KM 66A. Selain itu, juga terdapat 8 SPBU regular eksisting dan 2 Mobil Tangki siaga (SPBU Kantong) untuk memenuhi kebutuhan konsumen selama periode Nataru.

"Pada Satgas kali ini juga kami menyediakan titik-titik pelayanan tes antigen gratis di rest area yang bisa dimanfaatkan oleh konsumen. Hal ini kami lakukan sebagai upaya mendukung pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 yang telah terjadi selama 2 tahun ini," ungkapnya.

Selain itu, satgas Nataru juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah dan POLRI. Selain menyiagakan seluruh SPBU yang berada di jalur utama mudik dan wisata, Deny menjelaskan Pertamina unit region Jatimbalinus juga sudah memperkuat pelayanan penyaluran BBM selama Nataru lewat penambahan awak & mobil tangki serta SPBU Kantong serta penambahan jam operasional Supply Fuel Terminal (FT)/Integrated Terminal (IT) sesuai kebutuhan.

"Total 1.386 SPBU, 150 SPPBE (Stasiun Pengisian Pusat Bulk Elpiji), 992 Agen LPG, 42.500 pangkalan/outlet LPG, 13 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 19 Fuel Terminal dan 7 Terminal LPG telah disiagakan dan siap melayani konsumen di akhir tahun ini. Jika ada konsumen atau masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak Pertamina 135 atau melalui aplikasi MyPertamina," pungkasnya.

(ncm/hns)