Mau Bor 500 Sumur Tahun Depan, Pertamina Resmikan PHR WK Rokan Room

Nada Zeitalini Arani - detikFinance
Kamis, 30 Des 2021 00:44 WIB
Pertamina Resmikan PHR WK Rokan War Room
Foto: Pertamina
Jakarta -

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati meresmikan fasilitas PHR WK Rokan War Room. Ini sebagai langkah persiapan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memenuhi target pengeboran 400 hingga 500 sumur baru di Wilayah Kerja (WK) Rokan tahun depan.

Fasilitas tersebut adalah pusat kendali operasional yang mendukung pencapaian target program pengeboran tahun depan. Dari fasilitas ini, data dan informasi perkembangan pelaksanaan program pengeboran dapat dipantau secara langsung atau real time. Fasilitas ini juga akan mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat sesuai kondisi di lapangan.

"War Room sebagai pusat kendali operasional merupakan upaya Pertamina dalam pencapaian efisiensi melalui Go Digital. Fasilitas ini sangat penting untuk pengambilan keputusan secara cepat oleh manajemen terutama untuk mencapai target produksi," tutur Nicke dalam keterangan tertulis, Rabu (29/12/2021).

Fasilitas War Room berlokasi di Kantor Utama PHR WK Rokan di Rumbai yang dilengkapi enam layar utama. Data dan informasi ditampilkan dalam bentuk digital dashboard yang memantau aktivitas pengeboran dan jadwal pengeboran yang terintegrasi, Facility Engineering yang mempersiapkan lokasi pengeboran dan membangun fasilitas produksi sumur, dan Operations & Maintenance yang memantau dan mengelola kegiatan produksi dan perawatan peralatan.

Fasilitas ini dapat dipantau perkembangan kegiatan dan kondisi di lapangan melalui CCTV terkait proses kerja pengeboran. Ini juga menjadi salah satu wujud semangat Go Collaborative Pertamina untuk mencapai operasi hulu migas yang produktif dan efisien.

Dalam peresmian tersebut juga hadir Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Emma Sri Martini, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) - Subholding Upstream Budiman Parhusip, Direktur Utama PHR Jaffee A Suardin dan jajaran manajemen PHR WK Rokan.

"Kami menyambut baik adanya War Room ini. Fasilitas ini dapat dijadikan percontohan untuk wilayah kerja lainnya di Subholding Upstream Pertamina," ungkap Budiman Parhusip.

"WK Rokan memiliki target masif dan agresif, kami percaya fasilitas ini dapat mendukung pengeboran 400-500 sumur baru pada tahun depan, PHR berencana menambah jumlah rig, menjadi paling tidak 20 rig pengeboran. Saat ini, WK Rokan mengoperasikan 17 rig pengeboran. Pada tahun depan, target produksi rata-rata tahunan diharapkan naik menjadi sekitar 180 ribu barel per hari," tambah Jaffee A Suardin.

Rencana kerja masif dan agresif merupakan bagian dari upaya untuk target produksi WK Rokan 300 ribu BOPD pada tahun 2025. Sebagai informasi, sejak alih kelola Blok Rokan oleh Pertamina pada 9 Agustus 2021 hingga Desember 2021, PHR WK Rokan berhasil mengebor sebanyak 131 sumur baru.

Sementara, jumlah produksi Blok Rokan mencapai rata-rata produksi 162 ribu barrel oil per day (BOPD) selama 2021.

(ncm/ega)