Begini Gambaran Ekonomi Kazakhstan sebelum Dilahap Kerusuhan

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 07 Jan 2022 16:26 WIB
Protesters try to speak to riot police as they gather in the center of Almaty, Kazakhstan, Wednesday, Jan. 5, 2022. Demonstrators denouncing the doubling of prices for liquefied gas have clashed with police in Kazakhstans largest city and held protests in about a dozen other cities in the country. Local news reports said police dispersed a demonstration of about a thousand people Tuesday night in Almaty and that some demonstrators were detained. (AP Photo/Vladimir Tretyakov)
Foto: AP/Vladimir Tretyakov
Jakarta -

Situasi di Kazakhstan sedang memanas. Warganya melakukan demo selama beberapa hari terakhir. Aksi unjuk rasa telah berkecamuk di beberapa kota di Kazakhstan sejak 2 Januari, menyusul meroketnya harga bahan bakar di bekas Uni Soviet itu.

Bagaimana kondisi perekonomian di negara tersebut? Sama halnya dengan negara-negara di belahan dunia lainnya, perekonomian Kazakhstan juga turut dihantam pandemi COVID-19.

Menyadur laporan Bank Dunia yang dipublikasikan tahun 2021, ekonomi Kazakhstan mulai pulih pada paruh kedua 2020 meskipun PDB riil masih lebih rendah dari sebelum pandemi COVID-19.

Setelah mengalami kontraksi terburuk dalam dua dekade terakhir, PDB riil Kazakhstan rebound pada kuartal III-2020, dan pertumbuhan telah meluas ke kuartal pertama tahun 2021.

PDB riil Kazakhstan pada kuartal I-2021 tumbuh moderat sebesar 1,9% terhadap kuartal IV-2020. Lingkungan eksternal secara umum telah membaik dan mengangkat nilai ekspor Kazakhstan sekitar 5,8% pada kuartal I-2021 dibandingkan dengan kuartal IV-2020 dalam penyesuaian musiman.

Bersambung ke halaman selanjutnya.