ADVERTISEMENT

PLTU di Padang Kabakaran, Pasokan Listrik Sumbar Aman?

Jeka Kampai - detikFinance
Minggu, 09 Jan 2022 00:39 WIB
Ilustrasi kebakaran
Foto: detikcom/Ilustrasi oleh : Edi Wahyono/det


PLN memerlukan waktu sekitar 25 hari untuk melakukan perbaikan kerusakan yang terjadi akibat kebakaran di PLTU Teluk Sirih yang teletak di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Sumatera Barat, Sabtu (8/1/2022). Meski begitu, PLN memastikan pasokan listrik di subsistem kelistrikan Sumatera Barat aman.

"Dari hasil identifikasi sementara, PLN memerlukan waktu sekitar 25 hari untuk melakukan perbaikan kerusakan," kata General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (UIK SBS), Djoko Mulyono dalam keterangan tertulis yang diterima Detikcom, Sabtu malam (8/1/2022).

Menurut Djoko, kebakaran terjadi pada Sabtu (8/1) pukul 05.06 WIB di area Belt Conveyor 7 dan 8 PLTU Teluk Sirih. Gerak cepat petugas PLN Unit Pelaksana Pembangkit (UPK) Teluk Sirih menggunakan mobil pemadam kebakaran dan berfungsinya sistem proteksi hydrant dengan baik, membuat kebakaran dapat segera dipadamkan hanya dalam kurun waktu 4 jam atau pada pukul 09.15 WIB.

PLTU Teluk Sirih berlokasi di kelurahan Teluk Kabung Tengah Bungus Kota Padang. PLTU ini memasok subsistem kelistrikan Sumatera Barat dengan daya 200 MW.

Djoko Mulyono menyampaikan bahwa kebakaran ini tidak berdampak pada pasokan energi listrik ke masyarakat di Wilayah Sumatera Barat.

"PLN tetap berkomitmen menyediakan kelistrikan di Sumatera Barat yang andal serta aman meski adanya peristiwa kebakaran di tengah pandemi ini," tegas Djoko.


(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT